Effectiveness of Dance Learning Model Based on Creative Workshops and Freedom to Learn to Develop Students' Cultural Literacy
Keywords:
Dance, Learning Model, Creative Workshop, Cultural Literacy, Freedom to learnAbstract
This research is motivated by the suboptimal cultural literacy of students in dance learning, so it is necessary to develop a dance learning model based on creative workshops and the principles of Freedom to Learn as an effort to overcome this problem and improve students' cultural literacy. This type of research uses quantitative research with a quasi-experimental method. The research design used is the Matching Only Pretest–Posttest Control Group Design. The subjects of the study were students of the Elementary School Teacher Training and Education Study Program, FKIP, Bengkulu University who took the Dance Arts Education course in elementary school. The findings of this study are that the learning model developed is effective in developing students' cultural literacy. This is indicated by the results of the t-test of the posttest value of the experimental class and the control class with a Sig. (2-tailed) value of 0.001, which is smaller than the significance level of 5% (0.05), so there is a significant difference between the values of the experimental class and the control class.
References
Amandangi, D. P., Mulyati, Y., & Yulianeta, Y. (2020). Cerita Rakyat Sebagai Bahan Pengayaan Literasi Budaya Bagi Pemelajar Bipa Tingkat Menengah. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 20(2), 157–166. https://doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v20i2.33056
Amiati, N. S., Perbawasari, S., & Priyatna, C. C. (2023). Peningkatan Minat Masyarakat Dalam Seni Dan Budaya Oleh Bengkel Kreatif Hello Indonesia (Studi kasus Bengkel Kreatif Hello Indonesia di Tangerang Selatan dengan Metode Kualitatif). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, Juni, 12(1), 360–368. https://doi.org/10.5281/zenodo.8079034
Anggraini, D., & Tarmizi, P. (2023). Improvement of Student Kinesthetic Intelligence. Perspektif Ilmu Pendidikan, 37(1), 38–44.
Asri, G. K. P. (2021). Tari Metamorfosis Kupu-Kupu Sebagai Model Pembelajaran Tari Pendidikan Dasar. ELEMENTA: JURNAL PGSD STKIP PGRI BANJARMASIN, 3(2), 33–48. https://doi.org/10.33654/pgsd
Borg, Walter R. & Gall, J. P. (1983). Educational research: An introduction. Longman, Inc.
Destrinelli, & Hayati, S. (2020). Desain Model Tari Kreatif Berbasis Etnik Dalam Perkuliahan Seni Tari Di PGSD FKIP Universitas Jambi. JGPD: JURNAL GENTALA PENDIDIKAN DASAR, 5(2), 232–242.
Fransyaigu, R., & Mulyahati, B. (2023). Gerakan Bengkel Literasi Melalui Pendampingan Pembuatan E-Popup Bagi Guru Sekolah Dasar. Communnity Development Journal, 4(1), 413–417.
Hera, T., & Elvandri, E. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Explicit Instruction Pada Pembelajaran Tari Daerah Sebagai Dasar Keterampilan Menari Tradisi. Sitakara: Jurnal Pendidikan Seni Dan Seni, 6(1), 40–54.
Inderasari, O. P., Liastamin, A., Putri, E. M., Ismi, H., Hawariani, H., Saputra, H., Riskika, H., Nisa’uzzakiyyah, N., Marwa, N., Adiana, N. W., Susilawati, S., Suwanda, S., & Putra, Y. (2022). Pengembangan Karakter Anak Melalui Literasi Budaya Berbasis Cerita Rakyat Ntb Bermitra Dengan Tbm Literasi Lumbung Lombok Sengkerang. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(2), 1168. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i2.7111
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Materi Pendukung Literasi Budaya Dan Kewargaan. In TIM GLN Kemendikbud.
Lave, J., & Wenger, E. (1991). Situated learning: Legitimate peripheral participation. Cambridge University Press.
Lestari, I. D., Ratnasari, D., & Usman. (2022). Profil kemampuan literasi bahasa, literasi budaya dan kewargaan pada mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Indonesian Journal of Educational Development, 3(3), 312–319. https://doi.org/10.5281/zenodo.7365078
Lobel, E. E. (2021). A Model for Integrating Social and Creative Dance Forms in a Dance Education Course. Journal of Dance Education, 21(1), 44–47. https://doi.org/10.1080/15290824.2020.1732984
Nazaurtami, D. (2021). Penerapan Literasi Budaya dalam Gerak Tari Bedana Untuk Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia 5-6 Tahun. In Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Prasetyo, J., Dadi, S., & Anggraini, D. (2021). Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Menggunakan Model Project Based Learning (PjBL) Pada Pembelajaran Tematik di Kelas IV SD Negeri Kota Bengkulu. JURIDIKDAS: Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 3(2), 125–135. https://doi.org/10.33369/juridikdas.3.2.125-135
Putra, H. D. (2016). Pengaruh Project Based Learning Terhadap Kemandirian Belajar Mahasiswa. Prosiding Seminar Pendidikan Nusantara 2016, 106–115. http://publikasi.stkipsiliwangi.ac.id/prosiding/prosiding-seminar-pendidikan-nusantara-2016/
Rahman, E. Y., & Abdulkarim, A. (2024). Increasing Cultural Literacy in Social Studies Learning Through an Inquiry Reflective Thinking Approach. Jurnal Pendidikan IPS, 14(1), 155–163. https://doi.org/10.37630/jpi.v12i1.617
Sari, D. I. P., & Indriyanti, P. (2019). Implementasi Model Creative Dance Pada Pembelajaran Seni Tari Mahasiswa Pgsd Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 3(2), 357–364. https://doi.org/10.30738/tc.v3i2.5582
Setiono, P., Yuliantini, N., Wurjinem, & Anggraini, D. (2021). Kemampuan Argumentasi Ilmiah Mahasiswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning. ELSE (Elementary School Education Journal), 5(1), 101–111.
Silalahi, M. L. (2022). Inovasi Pengembangan Promosi Produk Seni Unggulan Sanggar Tari Wan Sendari Batam. Jurnal Tata Kelola Seni, 8(2), 123–137. https://doi.org/10.24821/jtks.v8i2.6857
Simatupang, E., & Yuhertiana, I. (2021). Merdeka Belajar Kampus Merdeka terhadap Perubahan Paradigma Pembelajaran pada Pendidikan Tinggi: Sebuah Tinjauan Literatur. Jurnal Bisnis, Manajemen, Dan Ekonomi, 2(2), 30–38. https://doi.org/10.47747/jbme.v2i2.230
Siswantari, H., & Putra, L. D. (2021). Pengembangan Modul Pembelajaran Tari Kreasi Bagi Mahasiswa. Jurnal Seni Tari, 1(10), 104–111.
Sumartini, N. W., Lasmawan, I. W., & Kertih, I. W. (2025). Eksplorasi Kendala Guru dalam Mengintegrasikan Nilai-nilai Kearifan Lokal pada Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 665–671.
Sunaryo, A., Narawati, T., Masunah, J., & Nugraheni, T. (2019). Exploring Engkle Learning Model for Prospective Teacher in Creating Game-Based Children Dance Composition. 255(Icade 2018), 45–48. https://doi.org/10.2991/icade-18.2019.10
Winarsih, S., Narahawarin, M. F., & Rahmadani, S. (2022). Bengkel Sastra untuk Penguatan Literasi Budaya dan Kewargaan. Abdisoshum, 1(4), 466–472. https://doi.org/10.55123/abdisoshum.v1i4.1216
Winarti, A. (2021). Inovasi Desain Pembelajaran Seni Tari Berbasis Konsepsi Merdeka Belajar Pada Tatanan Kenormalan Baru. Prosiding Seminar Nasional Manajemen …, 1417–1427. https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/semnasmp/article/view/10786/4875
Yuliyanto, Y., & Irhandayaningsih, A. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Taman Baca Masyarakat (TBM): Studi Kasus di Desa Pledokan Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Anuva, 3(4), 377–386. https://doi.org/10.14710/anuva.3.4.377-386
Zain, M. Y., Rafli, Z., & Setiadi, S. (2023). Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Teori Dan Apresiasi Sastra Bagi Mahasiswa Pgsd Berlandaskan Literasi Budaya. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 12(1), 67–80.
Ziraluo, Y. P. B., Zebua, N., & Ze, E. N. K. Z. (2025). Pendidikan Berbasis Budaya : Sebuah Studi Literatur dalam Masyarakat Multikultural. Jurnal Insan Pendidikan Dan Sosial HUmaniora, 3(1), 180–195. https://doi.org/10.59581/jipsoshum-widyakarya.v3i1.4704





















