INTERKORELASI COPING STRESS DAN IKLIM KELAS TERHADAP SCHOOL WELL-BEING DI SEKOLAH
DOI:
https://doi.org/10.32832/jpg.v7i2.23170Abstrak
Kesejahteraan siswa di sekolah (school well-being) merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran dan perkembangan psikologis peserta didik. School well-being mencerminkan kondisi di mana siswa merasa nyaman, aman, diterima, serta mampu berkembang secara optimal dalam lingkungan sekolah. Berbagai faktor diduga memengaruhi tingkat kesejahteraan tersebut, di antaranya kemampuan siswa dalam mengelola stress (coping stress) dan persepsi terhadap iklim kelas.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional.Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas X.a,b,c,d & XI.a,b,c,d yang terdiri dari 288 siswa SMA N 1 Cangkringan. Proses pengambilan sampel menggunakan purposive samping. Pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi dan regresi linier berganda. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan, Coping stress secara parsial memiliki pengaruh positif terhadap school well-being pada siswa SMA Negeri 1 Cangkingan berdasarkan t hitung (2,497) > ttabel (1,969) dan nilai Sig. (0,013) < 5% (0,05). iklim kelas secara parsial memiliki pengaruh positif terhadap school well-being pada siswa SMA Negeri 1 Cangkingan berdasarkan thitung (5,205) > ttabel (1,969) dan nilai Sig. (0,000) < 5% (0,05). Coping stress dan iklim kelas secara bersama-sama memiliki pengaruh positif terhadap school well-being pada siswa SMA Negeri 1 Cangkingan berdasarkan Fhitung (16,537) > Ftabel (3,032) dan nilai Sig. (0,000) < 5% (0,05),
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan,dapat disimpulkan bahwa coping stress dan iklim kelas secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap school well-being. Hal ini menunjukkan bahwa semakin adaptif strategi coping stress yang dimiliki siswa serta semakin kondusif iklim kelas yang dirasakan, maka semakin tinggi scholl well-being siswa di sekolah SMA N 1 Cangkringan.
Kata Kunci : coping stress, iklim kelas, scholl well-being
Referensi
Ahmad, J.N. (2010). Penggunaan school well-being pada sekolah menengah atas (SMA) bertaraf internasional sebagai barometer evaluasi sekolah. Jurnal UI Untuk Bangsa Seri Sosial dan Humaniora,1, 100-112.
Ali, M dan M. Asrori. 2016. Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. PT Bumi Aksara Jakarta.
Alwi, M. A., & Fakhri, N. (2022). School well-being di Indonesia: Telaah literatur. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa Volume 1, No 3, Februari 2022 e-ISSN 2807-789X.
Arieska, P. K., & Herdiani, N. (2018). Pemilihan teknik sampling berdasarkan perhitungan efisiensi relatif. Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang, 6(2).
Arieska, M., Syamsurizal, S., & Sumarmin, R. (2018). Guiding Development Based Approach Practicum Vertebrates Taxonomy Scientific Study Program for Students of Biology Education. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering (Vol. 335, No. 1, p. 012096). IOP Publishing.
Arifin, Z. (2017). Kriteria instrumen dalam suatu penelitian. Jurnal Theorems (the original research of mathematics), 2(1), 28-36.
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta
Asrulla, R., Jailani, M. S., & Jeka, F. (2023). Populasi dan sampling (kuantitatif), serta pemilihan informan kunci (kualitatif) dalam pendekatan praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320-26332.
Azizah, A., & Hidayati, F. (2015). PENYESUAIAN SOSIAL DAN SCHOOL WELL-BEING: Studi pada Siswa Pondok Pesantren yang Bersekolah di MBI Amanatul Ummah Pacet Mojokerto. Jurnal Empati, 4(4), 84-89.
Azyz, A. N. M., Huda, M. Q., & Atmasari, L. (2019). School well-being dan kecemasan akademik pada mahasiswa. Happiness: Journal of Psychology and Islamic Science, 3(1), 18-35.
Karyani, U., Prihartanti, N., Dinar P.W., Lestari, R., Hertinjung, W.S., Prasetyaningrum, J., Yuwono, S., dan Partini. (2015). The dimensions of student well-being, seminar psikologi & kemanusiaan, psychology forum UMM, ISBN: 978-979-796-324-8.
Konu, A. I., & Rimpela, M. (2002). Well-Being in school: Conceptual model. Health promotion international, 17, 79-87.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer publishing company.
Nikolaev, B. N., Lerman, M. P., Boudreaux, C. J., & Mueller, B. A. (2023). Self-employment and eudaimonic well-being: The mediating role of problem-and emotion-focused coping. Entrepreneurship Theory and Practice, 47(6), 2121-2154.
Nuraini, F. (2021). Studi Analisis terhadap Iklim Belajar SD Negeri 006 Kuala Lahang Kec. Gaung. Sekolah Tinggi Agama Islam Aulliarrasyidin-Riau. https://repository.staitbh.ac.id/handle/123456789/137.
Prasetyo. B. Y. (2010). Evaluasi Kesejahteraan sekolah dengan pendekatan model sekolah sejahtera di SMP 24 Malang. Jurnal Muhammadiyah Malang, 10, 37-43.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Lutfia, Dody Hartanto, Muya Barida

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors grant the journal copyright of the work licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.













