Peran guru TPA dalam meningkatkan kemampuan tahsin tilawah santri

Authors

  • Ahmad Purqon Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Anwar Hadi Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Jamaludin Universitas Muhammadiyah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i8.24198

Keywords:

TPA, tahsin, tilawah, peran guru, membaca al-qur'an

Abstract

This study aims to analyze the role of Islamic Qur'anic School (TPA) teachers in improving students' tahsin and tilawah skills at TPA Bustanul Athfal, Tanjung Agas Village. Using a qualitative descriptive approach with a case study design, data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving two teachers. The findings reveal three main results. First, teachers' efforts include applying gradual teaching methods (talaqqi and Iqra), habituation of regular Qur'anic reading, providing correct reading examples, and conducting direct evaluations of students' recitations. Second, supporting factors include adequate facilities, parental support, and student motivation, while inhibiting factors include limited learning time, varying student abilities, lack of discipline, and insufficient teaching staff. Third, the impact of teachers' roles is evident in improved students' makhraj (pronunciation), tajwid application, reading fluency, self-confidence, and ease in memorizing the Qur'an. This study implies that competent and dedicated TPA teachers significantly contribute to enhancing Qur'anic reading quality among students, and their role should be strengthened through continuous training and parental involvement.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) dalam meningkatkan kemampuan tahsin dan tilawah santri di TPA Bustanul Atfal Desa Tanjung Agas. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap dua orang guru. Hasil penelitian mengungkap tiga temuan utama. Pertama, upaya guru meliputi penerapan metode pembelajaran bertahap (talaqqi dan Iqra), pembiasaan membaca Al-Qur'an secara rutin, pemberian contoh bacaan yang benar, serta evaluasi langsung terhadap bacaan santri. Kedua, faktor pendukung meliputi sarana prasarana yang memadai, dukungan orang tua, dan motivasi santri, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu belajar, perbedaan kemampuan santri, kurangnya kedisiplinan, dan keterbatasan jumlah guru. Ketiga, dampak peran guru terlihat pada peningkatan makhraj, penerapan tajwid, kelancaran membaca, kepercayaan diri, serta kemudahan menghafal Al-Qur'an santri. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa guru TPA yang kompeten dan dedikatif memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an santri.

References

Ahid, N. (2010). Pendidikan keluarga dalam perspektif Islam. Pustaka Pelajar.

Al-Bukhari, M. bin I. (2002). Shahih Bukhari. Dar Ibnu Kasir.

Al-Jazari, I. (1998). An-Nashr fi al-Qira’at al-’Asyr. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyyah.

An-Nawawi, I. (2003). At-Tibyan fi adab hamalatil Qur’an. Dar Ibn Hazm.

Annuri, A. (2010). Panduan tahsin tilawah Al-Qur’an & ilmu tajwid. Pustaka Al-Kautsar.

Anwar, K. (2021). Urgensi evaluasi dalam proses pembelajaran. Rausyan Fikr: Jurnal Pemikiran Dan Pencerahan, 17(1), 108–118. https://doi.org/10.31000/rf.v17i1.4183

Arifin, Z., & Lestari, N. (2021). Dampak bimbingan tahsin terhadap kualitas bacaan Al-Qur’an santri di TPQ Al-Hidayah. Jurnal Edukasia, 16(2), 189–204.

Ausubel, D. P. (1968). Educational psychology: A cognitive view. Holt, Rinehart and Winston.

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. Freeman.

Carroll, J. B. (1963). A model of school learning. Teachers College Record, 64(8), 723–733.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4 (ed.)). SAGE Publications.

Daradjat, Z. (1995). Metodik khusus pengajaran Agama Islam. Bumi Aksara.

Epstein, J. L. (2018). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools (2nd ed.). Westview Press.

Hakim, L., Nizar, A., Zaini, A., & Prasetiya, B. (2022). Meningkatkan kualitas membaca Al-Qur’an dengan metode tajwid di TPQ Darul Ulum Hidayatullah Kota Probolinggo. Development: Journal of Community Engagement, 1(2), 77–85. https://doi.org/10.46773/djce.v1i2.318

Hanifa, L. H., Ritonga, A. W., Rahmah, S., & Aini, H. Q. (2023). Upaya peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa di lembaga tahfidz Ilmu Al-Qur’an. Jurnal Al-Burhan, 3(1), 45–60. https://doi.org/10.58988/jab.v3i1.106

Hasanah, U., & Kurniawan, A. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pembelajaran Al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 231–248. https://doi.org/10.24042/atjpi.v12i2.8765

Karimah, N., Khusnan, A., & Barudin. (2023). Eksistensi pendidikan nonformal daerah industri (studi fenomena TPQ Al-Amin Bambe Driyorejo). Jurnal Pendidikan Agama Islam Miazhar, 2(2), 65–71.

Kholis, N., & Wahyuni, S. (2020). Kompetensi pedagogik guru TPQ dalam pembelajaran Al-Qur’an: Studi kasus di Kabupaten Jember. Jurnal Pancar, 4(1), 67–80. https://doi.org/10.31538/pancar.v4i1.456

Ma’had, M. R. (2020). Meningkatkan kualitas membaca Al-Qur’an melalui pembelajaran Al-Qur’an metode Thoriqoty. Hamalatul Qur’an: Jurnal Ilmu-Ilmu Alqur’an, 1(2), 31–42. https://doi.org/10.37985/hq.v1i2.10

Mahdali, F. (2020). Analisis kemampuan membaca Al-Qur’an dalam perspektif sosiologi pengetahuan. Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Hadis, 2(2), 143–168. https://doi.org/10.15548/mashdar.v2i2.1664

Mandasari, W. (2021). Peran pengelola Taman Pendidikan Al-Qur’an As-Salam dalam meningkatkan kemampuan membaca memahami dan mengamalkan Al-Qur’an pada santri. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Salda, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4 (ed.)). SAGE Publications.

Mulyono, M., & Rahmawati, N. (2022). Strategi guru TPQ dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4321–4330. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2345

Ningsih, T. R., & Munawwir, A. (2022). Peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an melalui metode sorogan di TPQ. Jurnal Tarbiyatuna, 13(1), 78–95. https://doi.org/10.31603/tarbiyatuna.v13i1.5678

Nurchasanah, A. D., Sugiyat, & Sukari. (2021). Peran Taman Pendidikan Al-Qur’an dalam meningkatkan kualitas kemampuan baca tulis Al-Qur’an. Al-’Ulum Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 51–62. https://doi.org/10.54090/aujpai.v1i1.11

Nurhadi. (2019). Sekolah bermain (TPI/TPA/TKA/TPQ) dalam Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 80–94.

Rahman, F., & Suryani, E. (2022). The effectiveness of talaqqi method in improving Qur’anic recitation quality. International Journal of Islamic Studies, 12(3), 215–230.

Rahmawati, N. (2022). Kredibilitas data dalam penelitian kualitatif perspektif Lincoln dan Guba serta relevansinya dengan penelitian pendidikan Islam. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 10(2), 123–138.

RI, D. A. (2019). Al-Qur’an dan terjemahannya. Kementerian Agama RI.

Ridho, L., Mahfud, M., & Arifuddin, M. (2023). Pengaruh implementasi pembelajaran Al-Quran metode Ummi terhadap makhorijul huruf dan tajwid. Jurnal Pendidikan Agama Islam Miazhar, 3(1), 1–7.

Riyadh, S. (2010). Mendidik anak cinta Al-Qur’an. Katulistiwa Press.

Rogers, C. R. (1969). Freedom to learn (Merrill).

Rohman, A., & Mustaqim, M. (2020). Manajemen pembelajaran Al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) era digital. Jurnal Isema: Islamic Educational Management, 5(2), 145–160. https://doi.org/10.15575/isema.v5i2.8901

Sa’diyah, H., & Ma’ruf, A. (2021). Implementasi metode talaqqi dalam pembelajaran tahsin Al-Qur’an di pondok pesantren. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 18(2), 145–162. https://doi.org/10.14421/jpai.2021.182-04

Sardiman, A. M. (2018). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Rajawali Pers.

Sari, D. P., & Wijaya, H. (2023). Evaluasi pembelajaran tahsin Al-Qur’an di lembaga pendidikan nonformal. Jurnal Al-Mudarris, 6(1), 34–50. https://doi.org/10.32478/al-mudarris.v6i1.1234

Shulman, L. S. (1986). Those who understand: Knowledge growth in teaching. Educational Researcher, 15(2), 4–14.

Thorndike, E. L. (1913). Educational psychology: The psychology of learning. Teachers College Press.

Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms (3rd ed.). ASCD.

Usman, H. (2019). Manajemen pendidikan: Teori dan praktik. Bumi Aksara.

Wahyudi, T., & Sofyan, A. (2020). Implementation of Iqra method in learning Qur’anic recitation for early childhood. Journal of Early Childhood Education Research, 9(3), 234–248.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th Ed. (ed.)).

Downloads

Published

2026-10-03

How to Cite

Purqon, A., Hadi, A., & Jamaludin. (2026). Peran guru TPA dalam meningkatkan kemampuan tahsin tilawah santri. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(8), 1–18. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i8.24198

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 15 16 17 18 19 20 21 22 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.