Pengembangan bahan ajar multimedia pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di Sekolah Menengah Atas
DOI:
https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i7.24125Keywords:
bahan ajar, multimedia, Pendidikan Agama Islam, Pengembangan, ADDIE, hasil belajarAbstract
This study was motivated by the persistent challenges in the implementation of Islamic Religious Education (IRE) at the senior high school level, including the predominance of teacher-centered instructional approaches, the limited use of innovative learning media, and the insufficient accommodation of students' diverse learning styles. These conditions have contributed to low levels of student engagement and independent learning. Therefore, this study aimed to develop multimedia-based instructional materials for Islamic Religious Education that meet the criteria of validity, practicality, and effectiveness.This study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE instructional design model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were collected through expert validation, practicality questionnaires, learning achievement tests (pretest and posttest), classroom observations, and documentation.The findings revealed that the developed multimedia instructional materials demonstrated a very high level of validity, with Aiken's V values of 11.75 for the content and construct aspects and 9.00 for the language aspect. In terms of practicality, the instructional materials were considered practical for use by tenth-grade students, achieving a Fleiss' Kappa coefficient of 0.73. Furthermore, the multimedia instructional materials were found to be effective in improving students' learning outcomes, as indicated by an increase in the average score from 72 to 84 and an N-gain value of 0.75. Therefore, the developed multimedia instructional materials are suitable for use as an innovative learning resource in Islamic Religious Education and can effectively support students' independent learning.
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya berbagai permasalahan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat Sekolah Menengah Atas, antara lain dominannya pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru, keterbatasan penggunaan media yang inovatif, serta belum optimalnya pengakomodasian perbedaan gaya belajar peserta didik. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya keterlibatan aktif dan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar multimedia pada mata pelajaran PAI yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengadopsi model ADDIE, meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik validasi ahli, angket praktikalitas, tes hasil belajar (pretest dan posttest), observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar multimedia yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi, dengan nilai Aikens’ V sebesar 11,75 (aspek konten dan konstruk) serta 9 (aspek bahasa). Dari aspek kepraktisan, bahan ajar dinyatakan praktis digunakan oleh siswa kelas X dengan nilai Fleiss Kappa sebesar 0,73. Selain itu, bahan ajar multimedia terbukti efektif meningkatkan hasil belajar, ditunjukkan oleh rata-rata nilai dari 72 menjadi 84 dan N-gain sebesar 0,75. Dengan demikian, bahan ajar multimedia layak digunakan sebagai inovasi pembelajaran PAI dan mendukung kemandirian belajar peserta didik.
References
Akbar, A. F., & Mutawalli, A. (2024). Jenis-Jenis Tujuan Pendidikan Agama Islam. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 3(3), 747-758.
Alfadhilah, J. (2025). Filsafat Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Jean Pieget. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 05 (01), 94-111.
Arief, M. (2022). Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Grasindo.
Ballianie, N., Dewi, M., & Fatimah, S. (2024). Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Generasi Milenial. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(6), 8370-8382.
Hartawan, I. N. B., Dirgayusari, A. M., Ni Wayun Suardiati Putri, & Lopez, F. T. M. D. (2024). Implementasi Teknologi QR-Code untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa Sekolah Dasar. ASPIRASI: Publikasi Hasil Pengabdian Dan Kegiatan Masyarakat, 2 (1), 262-271.
Iis Siti Salamah Azzahra. (2024). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif QR Code Berbasis Mocrosite Terhadap Kemampuan Memirsa Siswa Sekolah Dasar. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan, 1 (2), 255-264.
Karim, A. R. (2021). Konsep Pendidikan Islam ; Ragam Metode PAI dalam Meraih Prestasi. 10(1), 13–22.
Kotimah, E. K. (2024). Efektivitas Media Pembelajaran Audio Visual Berupa Video Animasi Berbasis Powtoon Dalam Pembelajaran IPA. Jurnal Pelita Ilmu Pendidikan, 2 (1), 1-18.
Mahmudi. (2019). Pendidikan Islam Sebagai Bimbingan. Jurnal Tarbawi, 4(1), 1–16.
Materi, D. A. N. (2019). Pendidikan agama islam dan pendidikan islam tinjauan epistemologi, isi, dan materi. 2(1), 89–105.
Mureks, T. (2026). Pendidikan Agama Islam Sebagai Proses Terstruktur. Jurnal Pendidikan, 12(1), 1–10.
Nahdliyah, N. (2020). Pengembangan Bahan Ajar. Yogyakarta: Deepublish.
Nasution, M. R., Negeri, S. D., & Tinggi, K. T. (2024). Metode Pembelajaran yang Efektif dalam Pendidikan Guru PAI di SD Negeri 165730. 2(2), 439–445.
Nikmah, S., Walidiya, L., & Kudus, I. (2020). Implementasi Pendidikan Agama Islam Sekolah. 5(2), 32–47
Rahmat, S. T. (2015). Pemanfaatan Multimedia Interaktif Berbasis Komputer Dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 7 (2), 196-208.
Rahmat Sinaga, B. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Experiential Learning Dengan Media Audiovisual Terhadap Kemampuan Menulis Teks Prosedur Kompleks Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Medan Tahun Pembelajaran 2016/2017. Kode Jurnal Bahasa, 7 (1), 79-88.
Sari, D., & Teladan, U. S. D. N. (2024). Pentingnya Strategi Pembelajaran Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. 2(2), 203–208.
Sd, M. D. I. (2024). Metode pembelajaran pai pada kurikulum merdeka di sd. 2(2), 163–170.
Siregar, R. Z., Raini, F. T., Hana, N., Sakinah, A., & Khairunnisa, K. (2024). Kesulitan Guru Dalam Penggunaan Media Pembelajaran Inovatif pada Pembelajaran IPS Kelas V SD Negeri 101873 Desa Baru Kec. Batang Kuis. Journal on Education, 6 (4), 21529-21534.
Tuanda Jinan Nisrina, & Raihani Putri Najwa. (2025). Artikel Ips 7. 5, 224-234.
Vaughan, T. (2020). Multimedia: Making It Work. New York: McGraw-Hill Education.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Meli Sartika, Supriadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



