Peran komunikasi interpersonal ustadzah dalam membentuk self concept santri di pondok pesantren

Authors

  • Siti Mawarda Alzamaya Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Rahmatul Husni Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Rofi’ah Universitas Ibn Khaldun Bogor

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i2.21219

Keywords:

Komunikasi Interpersonal, Pondok Pesantren, Self-Concept

Abstract

This study aims to examine the role of interpersonal communication by ustadzah (female Islamic teachers) in shaping the self-concept of students (santri) at Nurul Furqon 1 Islamic Boarding School in Cibinong. The background of this research stems from the lack of effective communication between ustadzah and santri, which negatively impacts the development of self-concept and learning motivation among students. The study employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that the interpersonal communication established by ustadzah, such as emotional approaches, empathy, and openness, has a significant impact on building a positive self-concept among the students. The role of the ustadzah as an educator, parental figure, and spiritual mentor greatly contributes to fostering students' self-confidence, emotional comfort, and motivation to remain and grow within the pesantren environment.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi interpersonal ustadzah dalam membentuk self-concept (konsep diri) santri di Pondok Pesantren Nurul Furqon 1 Cibinong. Latar belakang penelitian ini muncul dari permasalahan kurangnya komunikasi yang efektif antara ustadzah dan santri, yang berdampak pada lemahnya pembentukan self-concept dan motivasi belajar santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang dibangun ustadzah, seperti pendekatan emosional, empati, dan keterbukaan, memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan self-concept positif pada santri. Peran ustadzah sebagai pendidik, pengganti orang tua, dan pembimbing spiritual berkontribusi besar dalam membentuk kepercayaan diri, kenyamanan emosional, serta motivasi santri untuk bertahan dan berkembang di lingkungan pesantren.

References

Alfiyanti, D. G. (2023). Fase Dan Tugas Perkembangan Anak Sekolah Dasar Serta Pemanfaatan Tugas Perkembangan Dalam Pembelajaran. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 992–1000. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.795

Chairunnisa, A., Arum, H. S., & Salamah, P. U. (2024). Pengaruh Hubungan dan Komunikasi Interpersonal Terhadap Aspek Psikologis: Sebuah Systematic Review. Jurnal Psikologi, 1(4), 14. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i4.2717

Hartono, R. (2016). Pola Komunikasi di Pesantren : Studi tentang Model Komunikasi antara Kiai, Ustadz, dan Santri di Pondok Pesantren TMI Al-Amien Prenduan. Al-Balagh : Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 1(1), 67–100. https://doi.org/10.22515/balagh.v1i1.60

Hidayat, M. (2017). Model Komunikasi Kyai Dengan Santri di Pesantren. Jurnal ASPIKOM, 2(6), 385. https://doi.org/10.24329/aspikom.v2i6.89

Iman Sulaiman, A. (2013). Model Komunikasi Formal Dan Informal Dalam Proses Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Naskah Diterima Tanggal 17 Oktober 2013-Disetujui Tanggal 14 November 2013 Formal And Informal Communication Model Activity In The Process Of Empowerment. 1, 173–188.

Irfan, A. (2023). Pada Kantor Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( Dprd ) Kota Makassar. 1(1), 1–7.

Mustofa, M. B., Wuryan, S., Sholiha, N. A., Arif, M. M., & Musa, M. (2021). Kontribusi Komunikasi Interpersonal Dalam Perspektif Islam Di Lingkungan Organisasi Uin Raden Intan Lampung. KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting, 1(1), 56–68. https://doi.org/10.32923/kpi.v1i1.1839

Putra, N. P. (2018). Strategi Komunikasi Dalam Pendidikan Luar Sekolah. ORASI: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 9(1), 111. https://doi.org/10.24235/orasi.v9i1.2968

Rahman, A. F., & Natsir, M. (2024). Pentingnya Komunikasi Interpersonal Pembina Dalam Meningkatkan Partisipasi Siswa Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler. Jurnal Family Education, 4 (2)(2), 257–268. https://doi.org/10.24036/jfe.v4i1.247

Sudjana. (2020). Statistik Penelitian. Buku, 2, 321–334. http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/Irsyad

Sukmadinata, N. S. (2011). Metodelogi Penelitian Pendidikan. Rosda.

Wardatus, S. (2023). Peran Ustadzah Dalam Pendidikan.

Yusri, N., Ananta, M. A., Handayani, W., & Haura, N. (2024). Peran Penting Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Pribadi Yang Islami. Integrasi: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 2(1), 15–28. https://doi.org/10.56114/integrasi.v2i1.11330

Downloads

Published

2026-04-01

How to Cite

Alzamaya, S. M., Husni, R., & Rofi’ah. (2026). Peran komunikasi interpersonal ustadzah dalam membentuk self concept santri di pondok pesantren. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(2), 314–321. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i2.21219

Issue

Section

Articles