Pengaruh pola asuh otoriter terhadap kedisiplinan dan ketaatan beribadah santri di pondok pesantren

Authors

  • Rizki Wahyudi Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Salmiwati Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i7.24222

Keywords:

kedisiplinan santri, ketaatan beribadah, pendidikan Islam, pesantren;, pola asuh otoriter

Abstract

Parenting style plays a crucial role in shaping students’ character and behavioral development, particularly within Islamic boarding school settings. In pesantren education, an authoritarian parenting style is commonly implemented through strict rule enforcement, close supervision, and the systematic habituation of religious practices to cultivate discipline and religious observance among students. This study investigated the influence of authoritarian parenting style on students’ discipline and religious observance at Darul Makmur Islamic Boarding School, Sungai Cubadak Baso. This research employed a quantitative approach using a correlational survey design. The population comprised 110 resident students, of whom 86 were selected through proportional random sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed through descriptive statistics and linear regression techniques with IBM SPSS Statistics. The results indicated that authoritarian parenting style significantly predicted students’ discipline (β = 0.584, t = 4.826, p < .05). Similarly, it significantly influenced students’ religious observance (β = 0.537, t = 4.629, p < .05). These findings demonstrate that strict regulations, consistent supervision, and the habituation of religious activities contribute to the development of disciplined behavior and greater commitment to religious practices among students. This study contributes to the literature on Islamic education by providing empirical evidence regarding the role of authoritarian parenting style in fostering student character formation within Islamic boarding schools. The findings suggest that structured supervision and disciplined educational practices remain important components in promoting both behavioral discipline and religious commitment among students in pesantren settings.

Abstrak

Pola asuh merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan karakter dan perilaku peserta didik, termasuk di lingkungan pesantren. Dalam praktik pendidikan pesantren, pola asuh otoriter sering diterapkan melalui penegakan aturan, pengawasan yang ketat, dan pembiasaan perilaku religius guna membentuk kedisiplinan dan ketaatan beribadah santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh otoriter terhadap kedisiplinan dan ketaatan beribadah santri di Pondok Pesantren Darul Makmur Sungai Cubadak Baso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Populasi penelitian berjumlah 110 santri, dengan sampel sebanyak 86 santri yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta analisis regresi linear dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan santri dengan koefisien regresi sebesar 0,584, nilai t-hitung sebesar 4,826, dan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Selain itu, pola asuh otoriter juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketaatan beribadah santri dengan koefisien regresi sebesar 0,537, nilai t-hitung sebesar 4,629, dan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa ketegasan aturan, pengawasan yang konsisten, dan pembiasaan perilaku religius berkontribusi terhadap peningkatan kedisiplinan dan ketaatan beribadah santri. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan kajian pendidikan Islam, khususnya terkait efektivitas pola asuh dalam pembentukan karakter santri di lingkungan pesantren.

References

Awwalina, L. S. (2023). Pembentukan akhlak berlandaskan keimanan: Landasan filosofis-teologis dalam kurikulum PAI pada mata pelajaran aqidah akhlak di Madrasah Ibtidaiyah. Epistemic: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(3), 289-310.

Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren: Studi tentang pandangan hidup kyai. Jakarta: LP3ES.

Dita, A. (2023). Pola Asuh Orang Tua Terhadap Tanggung Jawab Dalam Belajar Pada Siswa (Doctoral dissertation).

Fahham, A. M. (2020). Pendidikan pesantren: pola pengasuhan, pembentukan karakter, dan perlindungan anak. Publica Institute Jakarta.

Isbah, M. F., & Sihono, S. (2025). Pemikiran Al-Ghazali Tentang Pendidikan Spiritual: Membangun Fondasi Akhlak Anak Dalam Pendidikan Islam. Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 10(1), 293-309.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2020 tentang pendidikan pesantren. Kementerian Agama Republik Indonesia.

Multazami, A. A., & Diana, E. (2025). Implementasi manajemen kedisiplinan: Upaya meningkatkan konsistensi ibadah santri di pesantren. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(4), 1930-1943.

Ningsih, W. (2019). Hubungan presepsi pola asuh otoriter orang tua dengan kedisiplinan belajar peserta didik kelas XI SMK Taruna Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019 (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).

Pemerintah Republik Indonesia. (2002). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Pemerintah Republik Indonesia.

Rohmah, F. (2020). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kedisiplinan Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum Pekanbaru (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau).

Saputra, M., Na’im, Z., Nugroho, P., Maula, I., Budianingsih, Y., Hadiningrum, L. P., & Ahyar, D. B. (2022). Pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Sinthia, I., Nurulhaq, D., Rahman, A. A., & Masripah, I. (2020). Pola asuh pondok pesantren terhadap kedisiplinan santri pada shalat berjamaah. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 5(2), 163–174. https://doi.org/10.15575/ath.v5i2.9366

Teguh, T., Rabbani, M. A., Al Ihsan, A. S., Saputra, M. I., Sugari, D., Permadi, M. A. M., & Sulisno, S. (2025). Upaya Guru Dalam Menanamkan Kedisiplinan Santri Di Pondok Pesantren Islamic Center Bin Baz Yogyakarta. Jurnal Kepemimpinan Dan Pengurusan Sekolah, 10(4), 2106-2115.

Watson, J. B. (1928). Psychological care of infant and child. WW Norton.

Witasari, O., & Subur. (2022). Pembentukan karakter melalui pola asuh santri di Pondok Pesantren Al Alif Blora. Intizar, 28(1), 33–40. https://doi.org/10.19109/intizar.v28i1.12996

Zaenuri, A. (2025). Implementasi Metode Penyucian Jiwa (Tazkiyatun Nafs) Perspektif Imam Al-Ghozali Dalam Pemeliharaan Karakter Disiplin Ibadah Santri (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Downloads

Published

2026-09-27

How to Cite

Wahyudi, R., & Salmiwati. (2026). Pengaruh pola asuh otoriter terhadap kedisiplinan dan ketaatan beribadah santri di pondok pesantren . Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(7), 161–174. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i7.24222

Issue

Section

Articles