Pengaruh belajar Aqidah Akhlak terhadap rasa karsa peserta didik di MAN 1 Kabupaten Bogor
DOI:
https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i1.21184Kata Kunci:
Belajar Aqidah Akhlak, Rasa Karsa, Peserta DidikAbstrak
This study aims to determine the influence of learning Aqidah Akhlak on the rasa karsa (emotional and volitional aspects) of students at MAN 1 Bogor Regency. The background of this research is rooted in the importance of Aqidah Akhlak learning in shaping students' faith and noble character, as reflected in their rasa karsa—which encompasses inner sensitivity and the will to act according to Islamic values. This research employed a quantitative approach using a survey method with questionnaires distributed to 100 students as the sample. Data analysis included validity and reliability tests, simple regression analysis, and t-tests. The results showed that both the learning of Aqidah Akhlak and the students’ rasa karsa levels were in the "good" category. Furthermore, the regression analysis revealed that learning Aqidah Akhlak has a positive and significant influence on students’ rasa karsa. This indicates that the better the Aqidah Akhlak learning process, the higher the development of rasa karsa in students. The study recommends that Aqidah Akhlak teachers continue to enhance meaningful and contextual teaching strategies to holistically cultivate students’ character.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Belajar Aqidah Akhlak terhadap rasa karsa peserta didik di MAN 1 Kabupaten Bogor. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya Belajar Aqidah Akhlak dalam membentuk nilai keimanan dan perilaku terpuji peserta didik, yang tercermin dalam rasa karsa yakni kepekaan batin dan dorongan kehendak untuk berperilaku sesuai ajaran Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran angket kepada 100 peserta didik sebagai sampel. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, regresi sederhana, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Belajar Aqidah Akhlak berada dalam kategori baik, demikian pula dengan tingkat rasa karsa peserta didik. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa belajar Aqidah Akhlak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap rasa karsa peserta didik di MAN 1 Kabupaten Bogor. Dengan demikian, semakin baik proses Belajar Aqidah Akhlak, maka semakin tinggi pula rasa karsa yang dimiliki oleh peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan agar guru Aqidah Akhlak terus mengembangkan strategi pembelajaran yang bermakna dan kontekstual guna membentuk karakter mulia siswa secara utuh.
Referensi
Ahmad, R. (2020). Pengaruh Pembelajaran Aqidah Akhlak Terhadap Pembentukan Karakter Siswa di MTsN 2 Sleman. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 45–56.
Assidiq, M., & Zakiyah, F. (2021). Perilaku keagamaan dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 9(2), 115–129.
Creswell, J. W. (2021). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research (6th ed.). Pearson.
Dewantara, K. H. (2020). Pemikiran pendidikan nasional. Yogyakarta: UST Press.
Dewantara, K. H. (2021). Bagian Ketiga: Karsa. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa.
Djamarah, S. B. (2021). Pendidikan karakter berbasis akidah akhlak. Jakarta: Rineka Cipta.
Fauziah, N., & Zulkarnain, I. (2022). Motivasi belajar siswa dalam konteks pendidikan Islam. Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 33–48.
Ghozali, I. (2020). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hakim, L. (2023). Belajar sebagai ibadah dalam Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 12(1), 20–35.
Hidayat, T., & Ramadhani, S. (2021). Dimensi belajar dan karakter dalam pendidikan Islam. Islamic Education Journal, 9(1), 50–62.
Kim, H. Y. (2021). Statistical notes for clinical researchers: Assessing normal distribution (2) using skewness and kurtosis. Restorative Dentistry & Endodontics, 46(1), e19. https://doi.org/10.5395/rde.2021.46.e19
Mahmud, A. (2022). Strategi pembelajaran akidah akhlak dalam membentuk karakter. Jurnal Studi Islam, 15(2), 145–160.
Marzuki, M. (2023). Seni dan rasa dalam pembentukan karakter. Jurnal Filsafat Pendidikan Islam, 7(2), 89–102.
Nasution, H. (2022). Urgensi pendidikan akidah akhlak di era modern. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 11(3), 92–105.
Prasetyo, Y. (2021). Peran lingkungan dalam pembentukan budaya belajar. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(2), 43–58.
Rahman, A. (2023). Kontekstualisasi nilai dalam pembelajaran Aqidah Akhlak. Jurnal Pendidikan Islam Modern, 12(1), 77–90.
Rahmawati, S. (2021). Internalisasi Nilai-Nilai Aqidah Akhlak dalam Membangun Moralitas Siswa di Sekolah Islam. Jurnal Tarbiyatuna, 8(2), 110–123.
Rohmah, S., & Fajarwati, L. (2023). Implementasi pembelajaran tajwid berbasis praktik dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur’an. Journal of Qur’anic Education and Studies, 8(1), 21–35.
Salsabila, A., & Yusuf, M. (2022). Efektivitas metode musyafahah dalam meningkatkan pelafalan huruf hijaiyah. Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 45–59.
Sari, Y. (2023). Strategi pembelajaran berbasis siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 10(2), 55–69.
Usman, H., Fadillah, M., & Suryani, L. (2024). Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Adab dan Karsa: Tinjauan Konseptual. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(1), 25–37.
Wicaksono, D. (2024). Peran teknologi dalam pembelajaran modern. Jurnal Pendidikan Digital, 4(1), 40–55.
Wulandari, N. (2022). Teori kognitif dalam proses belajar mengajar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 12(1), 10–24.
Yuliani, I. (2022). Nilai budaya lokal dalam pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Multikultural, 5(2), 77–90.
Zulfikar, A., & Rahmawati, I. (2022). Pengaruh pemahaman tajwid terhadap kelancaran bacaan Al-Qur’an siswa sekolah menengah. Qira’ah: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 8(2), 43–56.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rivia Awaliyah, Dedi Supriadi, Noor Isna Alfaien

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


