Pengaruh manajemen pembinaan literasi keagamaan integratif terhadap perilaku empatik remaja muslim generasi Z

Penulis

  • Muhammad Dandi Saputro Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Moch. Charis Hidayat Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Ika Puspitasari Universitas Muhammadiyah Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i7.24242

Kata Kunci:

generasi Z, literasi keagamaan integratif, manajemen pembinaan, pendidikan Islam, perilaku empatik

Abstrak

The development of digital technology has significantly transformed the social interaction patterns of Generation Z adolescents and contributed to the decline of empathy in everyday social life. This condition highlights the importance of strengthening character development through approaches that integrate religious values with social behavior. This study aimed to examine the influence of integrative religious literacy development management on the empathic behavior of Generation Z Muslim adolescents. This research employed a quantitative approach using an explanatory survey design. The population consisted of Generation Z Muslim adolescents actively participating in religious activities in Buntok, South Barito Regency, Central Kalimantan Province. A total of 80 respondents were selected using purposive sampling. Data were collected through a questionnaire employing a five-point Likert scale. The independent variable was integrative religious literacy development management, measured through planning, implementation, and evaluation dimensions, while the dependent variable was empathic behavior, measured through the ability to understand others’ feelings, social concern, and responsiveness to social conditions. Data were analyzed using descriptive statistics and simple linear regression with SPSS. The findings showed that integrative religious literacy development management was categorized as high with a mean score of 4.12 (SD = 0.48), while empathic behavior also fell into the high category with a mean score of 4.05 (SD = 0.51). Regression analysis revealed a significance value of 0.000 (< 0.05), a regression coefficient of 0.687, an R value of 0.721, and a coefficient of determination (R²) of 0.520. These findings indicate that integrative religious literacy development management has a positive and significant effect on the empathic behavior of Generation Z Muslim adolescents and contributes 52% to the variance in empathic behavior. This study confirms that religious literacy development managed in a planned, systematic, and integrative manner can serve as an effective strategy for strengthening adolescents’ social character amid the challenges of digital life.

Abstrak

Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pola interaksi sosial remaja Generasi Z dan berkontribusi pada menurunnya kualitas empati dalam kehidupan sosial. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan karakter melalui pendekatan yang mampu mengintegrasikan pemahaman nilai keagamaan dengan perilaku sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen pembinaan literasi keagamaan integratif terhadap perilaku empatik remaja Muslim Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model survei eksplanatori. Populasi penelitian adalah remaja Muslim Generasi Z yang aktif mengikuti kegiatan keagamaan di wilayah Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert lima tingkat. Variabel independen penelitian adalah manajemen pembinaan literasi keagamaan integratif yang meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, sedangkan variabel dependen adalah perilaku empatik yang mencakup kemampuan memahami perasaan orang lain, kepedulian sosial, dan respons terhadap kondisi sosial. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembinaan literasi keagamaan integratif berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,12 (SD = 0,48), sedangkan perilaku empatik memperoleh nilai rata-rata 4,05 (SD = 0,51). Hasil uji regresi menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05), koefisien regresi sebesar 0,687, nilai R sebesar 0,721, dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,520. Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen pembinaan literasi keagamaan integratif berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku empatik remaja Muslim Generasi Z serta memberikan kontribusi sebesar 52% terhadap variasi perilaku empatik. Penelitian ini menegaskan bahwa pembinaan literasi keagamaan yang dikelola secara terencana, terstruktur, dan integratif dapat menjadi strategi penguatan karakter sosial remaja di tengah tantangan kehidupan digital.

Referensi

Afifah, E. N., Astutik, D., Masitoh, S., & Khoidah, I. A. (2024). Pembentukan Empati Siswa Melalui Pengembangan Metode Pembelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah. Social Science Academic, 2(2), 163–180. https://doi.org/10.37680/ssa.v2i2.5795

Amin, M. (2025). The Role of Islamic Religious Education in Shaping Student Character Amid the Moral Crisis of the Modern Era. Multidiscience: Journal of Multidisciplinary Science, 2(2), 312–324. https://doi.org/10.59631/multidiscience.v2i2.377

Apriyanti, H., Ira Safaat Aeni, Reva Sila Kinaya, Nasywa Hasna Nabilla, April Laksana, & Lika Mulki Latief. (2024). Keterlibatan Penggunaan Media Sosial pada Interaksi Sosial di Kalangan Gen Z. Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial Dan Politik, 1(4), 229–237. https://doi.org/10.62383/sosial.v1i4.929

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024). Survei penetrasi internet Indonesia 2024. APJII.

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Dulyapit, A., & Ulfa, A. W. (2024). The role of Islamic education in shaping national morality: A literature review. Islah: Journal of Islamic Literature and History, 5(2), 161–170. https://doi.org/10.18326/islah.v5i2.161-170

Fauzi, R. (2025). The influence of social media on adolescent social interaction patterns. OSF Preprints.

Gani, A., Oktavani, M., & Suhartono, S. (2024). Pendidikan agama Islam: Fondasi moral spiritualitas bangsa. Al-I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 11(3), 289–297. https://doi.org/10.30599/jrek7951

Hukunala, G., & Nahuway, J. (2024). Dari tatap muka ke tatap layar: Transformasi interaksi sosial remaja di era digital. Populis: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 19(1), 110–124. https://doi.org/10.30598/populis.19.1.110-124

Likert, R. (1932). A technique for the measurement of attitudes. Archives of Psychology, 140, 1–55.

Parker, S. (2020). Religious literacy: Spaces of teaching and learning about religion and belief. Journal of Beliefs & Values, 41(2), 129–131. https://doi.org/10.1080/13617672.2020.1750243

Pratama, A. P., Mudzakkir, M., & Fauzi, A. M. (2025). Religious social literacy among UNESA's students with pesantren backgrounds. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 14(1), 35–48. https://doi.org/10.21831/dimensia.v14i1.76333

Rackley, E. D. (2023). People, programs, and practices: Religious literacies in the lives of Latter-day Saint young adults. Religious Education, 118(1), 54–68. https://doi.org/10.1080/00344087.2023.2170950

Ruslan, M., Rahman, A., & Chapakiya, S. (2025). Pendidikan moral dan sosial anak dalam Islam: Studi hadis tentang interaksi Nabi SAW. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 3(5), 1–21. https://journal.aripafi.or.id/index.php/jmpai/article/view/1386

Shaw, M. (2023). Worldview literacy as intercultural citizenship education: A framework for critical, reflexive engagement in plural democracy. Education, Citizenship and Social Justice, 18(2), 197–213. https://doi.org/10.1177/17461979211062125

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.

Sunarso, B., Suryanti, J., & Wahyuningsih, E. S. (2025). Pendidikan karakter sebagai fondasi pengembangan kompetensi sosial SDM pendidikan: Membangun ekosistem sekolah yang humanis dan kolaboratif. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(5), 7368–7381. https://doi.org/10.54373/imeij.v6i5.3919

Syamhadi, S., & Rokhmadi, R. (2025). Implementasi nilai-nilai akhlak pada lembaga pendidikan Islam. Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 2(3), 202–214. https://doi.org/10.61132/karakter.v2i3.1227

Torres, E. S. P. (2017). La empatía, una necesidad social y educativa. Eutopía, 10(26), 92–98. https://revistas.unam.mx/index.php/eutopia/article/view/88769

Tri Utami, J. I., Halolo, R. S., Susanti, R., & Dudayef, F. (2026). Pengaruh media digital dan perubahan struktur sosial pada Gen-Z. Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara, 3(1), 163–179. DOI Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara

Zuroidah, E. (2022). Kesadaran beragama pada masa remaja. Maddah: Journal of Advanced Da'wah Management Research, 1(1), 103–118. https://doi.org/10.35719/maddah.v1i1.7

Diterbitkan

2026-09-27

Cara Mengutip

Saputro, M. D., Hidayat, M. C., & Puspitasari , I. (2026). Pengaruh manajemen pembinaan literasi keagamaan integratif terhadap perilaku empatik remaja muslim generasi Z . Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(7), 205–217. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i7.24242

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama