Strengthening legal protection for teachers and its implications for islamic education in Indonesia: An analytical review of article 39 of law no. 14

Penulis

  • Abdullah Sekolah Tinggi Agama Islam Ibnu Sina Batam
  • Ita Tryas Nur Rochbani Sekolah Tinggi Agama Islam Ibnu Sina Batam
  • Sumianti Sekolah Tinggi Agama Islam Ibnu Sina Batam

DOI:

https://doi.org/10.32832/tawazun.v19i1.22870

Kata Kunci:

Teachers and Lecturers, Teaching Profession, Law No. 14 of 2005, Article 39, Islamic Education

Abstrak

Law Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers affirms the position of teachers as professionals who have a strategic role in the implementation of national education. Article 39 of the law regulates the development and development of the teaching profession as an effort to strengthen the competence, professionalism, and welfare of teachers in a sustainable manner. This research aims to analyze the substance of Article 39 of Law Number 14 of 2005 and examine its implications for Islamic education. The method used is library research in the sense of research that the data collection process uses a data collection approach used through literature study techniques by collecting, analyzing, and synthesizing various relevant literature, including books, scientific journals, articles. The results of the study show that the strengthening of the teacher profession through coaching, competency development, and professional protection has a strong relevance to Islamic educational values, such as trust, professionalism, and moral responsibility in the educational process. The implications of strengthening the teaching profession on Islamic education are reflected in improving the quality of educators, learning effectiveness, and the formation of students' character based on Islamic values. Thus, the implementation of Article 39 of Law Number 14 of 2005 is expected to contribute significantly to improving the quality of Islamic education in Indonesia.

Abstrak

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menegaskan posisi guru sebagai profesional yang memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pendidikan nasional. Pasal 39 UU mengatur pengembangan dan pengembangan profesi guru sebagai upaya penguatan kompetensi, profesionalisme, dan kesejahteraan guru secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis substansi Pasal 39 UU Nomor 14 Tahun 2005 dan mengkaji implikasinya terhadap pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian perpustakaan dalam arti penelitian bahwa proses pengumpulan data menggunakan pendekatan pengumpulan data yang digunakan melalui teknik studi literatur dengan mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis berbagai literatur yang relevan, termasuk buku, jurnal ilmiah, artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan profesi guru melalui pembinaan, pengembangan kompetensi, dan perlindungan profesi memiliki relevansi yang kuat dengan nilai-nilai pendidikan Islam, seperti kepercayaan, profesionalisme, dan tanggung jawab moral dalam proses pendidikan. Implikasi penguatan profesi guru terhadap pendidikan Islam tercermin dalam peningkatan kualitas pendidik, efektivitas belajar, dan pembentukan karakter siswa berdasarkan nilai-nilai Islam. Dengan demikian, implementasi Pasal 39 UU Nomor 14 Tahun 2005 diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas pendidikan Islam di Indonesia.

Referensi

Alwi Hilir. (2021). guru dapat lebih percaya diri dalam menerapkan disiplin, memberikan penilaian yang objektif, dan mengambil keputusan pedagogis yang diperlukan untuk kemajuan peserta didik (1st ed.). Klaten: Lakeisha.

Amalia, U., & Ufairoh, F. (2022). Kebijakan Perlindungan Profesi Guru terhadap Tindak Krimilitas. Arzusin, 2(3), 263–271. https://doi.org/10.58578/arzusin.v2i3.420

Arasyiah, Rohiat, S. (2020). Kompetetnsi profesional Guru Pendidikan Agama Islam. Jurnal Manajer Pendidikan, 3(1), 33–38. https://doi.org/10.19109/muaddib.v3i1.6296

Arifin, Samsul, & Maghfiroh, E. (2022). Role Model for Educators As an Alternative in the Establishment of Islamic Character. Al-Risalah, 13(2), 542–561. https://doi.org/10.34005/alrisalah.v13i2.2082

Arifin, Saru. (2020). Challenges for Teacher Profession in Contemporary Indonesia: A Regulatory Analysis. Lentera Hukum, 7(2), 117–136. https://doi.org/10.19184/ejlh.v7i2.17718

Astuti, H. K. (2022). Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai-Nilai Ibadah d i Madrasah Ibtidaiyah Ma ’ arif Polorejo Babadan Ponorogo, 3, 187–200. https://doi.org/10.31538/nzh.v3i1.491.3

Darwis, D. (2021). Implementasi Nilai-nilai Keteladanan Rasulullah dalam Pendidikan Agama Islam terhadap Pembentukan Perilaku Peserta Didik Kelas X. Jurnal Pendidikan Agama Islam Indonesia (JPAII), 2(1), 16–18. https://doi.org/10.37251/jpaii.v2i1.591

Dheni Purnasari, P., Damas Sadewo, Y., Samuel Slamet Santosa, D., & Sanoto, H. (2024). Analisis Digitalisasi Pembelajaran Sekolah Dasar Wilayah Perbatasan The Analysis Of Primary School Learning Digitalization In Border Areas. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 14(2), 198–205.

Dirsa, A., Anggreni BP, S., Diananseri, C., & Setiawan, I. (2022). Teacher Role as Professional Educator in School Environment. International Journal of Science Education and Cultural Studies, 1(1), 32–41. https://doi.org/10.58291/ijsecs.v1i1.25

Dodi, I. (2019). Menggagas Pendidikan Nilai dalam Sistem Pendidikan Nasional. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 8(3), 109–122. Retrieved from https://jurnaldidaktika.org/contents/article/view/73

Egistiani, S., Wibowo, D. V., Nurseha, A., & Kurnia, T. (2023). Strategi Guru Dalam Mendidik Anak Menuju Indonesia Emas 2045. Educatio, 17(2), 141–152. https://doi.org/10.29408/edc.v17i2.6859

Faizah, Z., Hanief, M., & Dina, L. N. A. B. (2019). Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Madarsah Ibtidaiyah Tahfidz Al-Asyhar Malang. JPMI: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 1(3), 134–140. Retrieved from http://riset.unisma.ac.id/index.php/JPMI/article/view/3234

Farih, I., & Ramli, R. (2023). Implementasi Kebijakan Kurikulum Kondisi Khusus Pandemi Covid-19 Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMA Negeri 1 Bangkinang Kota. AL-USWAH: Jurnal Riset Dan Kajian Pendidikan Agama Islam, 6(1), 21–37. https://doi.org/10.24014/au.v6i1.12304

Hermanto, B. (2020). Perekayasaan sistem pendidikan nasional untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Foundasia, 11(2), 52–59. https://doi.org/10.21831/foundasia.v11i2.26933

Hosaini, Fitri, A. Z., & Badruzaman, A. (2024). Integrative Learning Design Innovation in Islamic Religious Education Subjects in Improving Graduate Competency Through an Independent Curriculum. Research Square, 2–17.

Kholis, N. (2021). The Role Of Teachers in Islamic Education. Tarbawiyah : Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(1), 87–97. https://doi.org/10.32332/tarbawiyah.v5i1.3156

Lubis, N. A., & Murniyetti, M. (2023). Strategi Guru PAI dalam Membentuk Karakter Religius Siswa di SMA Negeri Binsus Dumai. Islamika, 5(3), 913–924. https://doi.org/10.36088/islamika.v5i3.3285

Muflihin, A. (2020). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa Sebagai Kecakapan Abad 21. Ta’dibuna, 3(1), 91–103.

Muslih, M. (2021). The Efforts of Islamic Religious Education Teachers in Fostering Student Morals, 6(1), 27–38. https://doi.org/10.29240/belajea.

Pane, A., & Nailatsani, F. (2022). Kode Etik Guru Menurut Perspektif Islam. Forum Paedagogik, 13(1), 24–38. https://doi.org/10.24952/paedagogik.v13i1.3522

Parnawi, A., Ahmed, D., & Ridho, A. (2023). Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moral dan Etika Siswa di SMK Negeri 4 Batam, 05(03), 9620–9631.

Pohan, R. H., Wahyudi, H., & I. (2023). Perbandingan Pemikran Imam Al Mawardi, 6(2), 131–141. https://doi.org/10.24014/au.v1i2.

Pristiwiyanto, P. (2020). Perlindungan Profesi Guru Pada Aspek Legalitas Dan Tataran Realitas. At-Thufuly : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.37812/atthufuly.v1i1.139

Rahmah, I. (2023). Pengaruh Kompetensi Pedagogik Dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Kinerja Guru Di Madrasah Tsanawiyah Negeri Se-Kota Pekanbaru. AL-USWAH: Jurnal Riset Dan Kajian Pendidikan Agama Islam, 4(1), 1. https://doi.org/10.24014/au.v4i1.10220

Rahmawati, N. H., Ulya, A. M., & Fitriani, A. (2025). Relevansi Syarat-Syarat Guru Profesional Menurut Undang-Undang Dan Menurut Islam, 3, 343–357.

Rianda Andri Adi, B., Alipatan, M., & Khotimah, H. (2020). Kinerja Guru Matematika Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Di Smp Negeri 14 Balikpapan Tahun Ajaran 2019/2020. Kompetensi, 13(2), 63–68. https://doi.org/10.36277/kompetensi.v13i2.37

Suriadi, S., & Mursidin, M. (2020). Teori – Teori Pengembangan Pendidik: Sebuah Tinjauan Ilmu Pendidikan Islam. Jurnal Al-Qiyam, 1(1), 51–62. https://doi.org/10.33648/alqiyam.v1i1.127

Suryanto, H., Sartika, S. B., & Nashrullah, M. (2022). The Analysis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) of Natural Science Secondary School Teachers’ Based on School Accreditation. SEJ (Science Education Journal), 6(2), 129–134. https://doi.org/10.21070/sej.v6i2.1631

Sutrio, S., Sahidu, H., Harjono, A., Gunada, I. W., & Hikmawati, H. (2020). Pelatihan Pembelajaran IPA Berbasis Inkuiri Berbantuan KIT Bagi Guru-Guru SD Di Kota Mataram. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.29303/jpmsi.v2i2.80

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Abdullah, Rochbani, I. T. N., & Sumianti. (2026). Strengthening legal protection for teachers and its implications for islamic education in Indonesia: An analytical review of article 39 of law no. 14. TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam, 19(1), 279–294. https://doi.org/10.32832/tawazun.v19i1.22870

Terbitan

Bagian

Artikel