Bahan Ajar Sains Berbasis Nilai-nilai Islam (Studi Kasus Buku Tematik Terpadu Kelas 2 SD Tema 6)

Wildan Faroz, Budi Handrianto, Abdul Hayyie Al-Kattani

Abstract


Textbooks are a medium of instruction that is often used today and has a broad impact and role because they are used in almost every educational institution. Science teaching materials in the form of textbooks containing western philosophy and religious neutrality pose a challenge to Islamic education. Therefore, there is a need for research on how to package science textbooks to become agents of planting Islamic values. This research is intended to explain the Islamic approach that comes from the Al-Quran and hadith to natural science (animals and plants), the results of which can be applied to the inclusion of Islamic values in the content of science in integrated thematic books for grade 2 Elementary School (SD) or Madrasah Ibtidaiyah. (MI). This research is descriptive qualitative with the results of the research that the concept of science teaching materials based on Islamic values must see how the Islamic approach to nature. The author found that there are at least 3 (three) Al-Quran approaches to nature, namely; first, the Koran makes nature an agent for calming faith. Second, the Qur'an provides direction and guidance in managing nature. Third, the Koran describes the laws relating to nature. Thus science learning can be used as an agent for planting Islamic values, both faith, syari`at and manners.

Abstrak                                  

Buku teks merupakan media pembajaran yang sering digunakan sampai saat ini dan memiliki dampak dan peran yang luas karena digunakan hampir di setiap lembaga pendidikan. Bahan ajar sains dalam bentuk buku teks yang mengandung muatan filsafat barat dan netral agama menjadi tantangan pendidikan agama Islam. oleh karena itu, perlu adanya penelitian tentang bagaimana mengemas buku teks sains agar menjadi agen penanaman nilai-nilai Islam. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan pendekatan Islam yang bersumber dari Al-Quran dan hadits terhadap sains alam (hewan dan tumbuhan) yang hasilnya dapat diterapkan untuk penenaman nilai-nilai Islam pada muatan sains pada buku tematik terpadu kelas 2 Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI). Penelitain ini bersifat deskriptif kualitatif dengan hasil penelitian bahwa Konsep bahan ajar sains berbasis nilai-nilai Islami harus melihat bagaimana pendekatan Agama Islam terhadap alam. Penulis menemukan bahwa setidaknya ada 3 (tiga) pendekatan Al-Quran terhadap alam, yaitu; pertama, Al-Quran menjadikan alam sebagai agen penenaman akidah. Kedua, Al-Qurān memberikan arahan dan petunjuk dalam pengelolaan alam. Ketiga, Al-Quran menjelaskan hukum-hukum yang berkaitan dengan alam. Dengan demikian pembelajaran sains dapat dijadikan agen penanaman nilai-nilai Islam baik akidah, syari`at dan adab.


Keywords


Bahan ajar; Sains; Nilai-nilai Islam

Full Text:

PDF

References


Bukhārī, A. `A. M. i. I. i. I. a. (1998). Shaẖīẖ al-Bukhārī. Riyād: Bait al-Afkār.

Ghazali. A. H. M. i. M. a. (2005). Ihyā `Ulūm al-Dīn. Beirut: Dār Ibn Hazm.

Hanbal, A. `Ā. A. i. M. i. (1995). Musnad al-Imām Ahmad ibn Hanbal. Kairo: Dār al-Hadīts.

Handrianto, B. (2010). Islamisasi Sains: Sebuah Upaya MengIslamkan Sains Barat Modern. Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar.

Harrani, A. I. H. I. T. a. (2018). Majmū` Fatāw. al-Manshūroh: Dār al-Wafā.

Jamaluddin. (2013). Sekularisme; Ajaran dan Pengaruhnya Dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 3 (2), 309-327. http://dx.doi.org/10.22373/jm.v3i2.273.

Muspiroh, N. (2015). Pembelajaran Tematik Integratif IPA dan IPS Di Madrasah Ibtidaiyah Pada Kurikulum 2013. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI, 2 (2), 1-8. 10.24235 / al.ibtida.snj.v2i2.126

Naisābūrī, A a. M. i. a. a. (1997). Shahīh Muslim. Riyād: Bait al-Afkār.

Sa`dī, `A. a. a. (2000). al-Qaul al-Sadīd Syarh Kitāb al-Tauhīd. Saudi Arabia: Wizārah al-Syu`ūn al-Islāmiyyah Wa al-Auqāf Wa al-Da`wah Wa al-Irsyād.

Safarsyah, A. I. (2018). Hadis Nabi Tentang Obat Dalam Tinjauan Ilmu Kedokteran Modern. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Al-Hadits, 12 (2), 165-188. https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v12i2.2079

Supraha, W. (2017). Pemikiran George Sarton & Panduan Isamisasi Sains. Depok: Yayasan Adab Insan Mulia.

Tabrānī, A. a. S. i. A. a. (1995). al-Mu`jam al-Ausat. Kairo: Dār al-Haramain.

Tirmidzī, A. `Ī. M. i. `Ī. A. (1998). Sunan al-Tirmidzī. Beirut: Dār al-Gharb al-Islamī.

Wahid, A. (2014). Dikotomi Ilmu Pengetahuan (Science Dichotomy). Istiqra’: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 1 ( 2), 277-283.

West, R. dan Lynn H. T. (2008). Pengantar Teori Komunikasi Edisi 3, Analisis dan Aplikasi, Terjemahan oleh Maria Natalia Damayanti Maer. Jakarta: Salemba Humanika.

Zarman, W. (2020). Pendidikan IPA Berlandaskan Nilai Keimanan: Konsep dan Model Penerapannya. Sleman: Deepublish.

Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.32832/tawazun.v14i2.4528

Article Metrics

Abstract view : 139 times
PDF - 71 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Wildan Faroz

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Address: Lantai 1 Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogora

Address: Lantai 1 Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor
Jl. K.H. Sholeh Iskandar km 2 Bogor 16162 Jawa Barat, Indonesia Telp/Fax: 0251-8335335