Development of a bullying prevention module for guidance and counseling in Junior High Schools

Authors

  • Gustiani Fujia Damayanti Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Imas Kania Rahman Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Nesia Andriana Universitas Ibn Khaldun Bogor

DOI:

https://doi.org/10.32832/tawazun.v19i1.21374

Keywords:

Guidance and Counseling, Bullying, Module Development

Abstract

The vulnerability of junior high school students to bullying necessitates the development of a prevention module as a preventive measure within guidance and counseling services. This study aims to develop a bullying prevention module capable of addressing various factors contributing to bullying behavior and supporting guidance and counseling services in schools. This study employs the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data collection was conducted through observation, questionnaire distribution, and a review of literature related to bullying and its prevention strategies. The developed module includes material on types of bullying, the negative impacts of bullying, prevention strategies, as well as exercises to enhance students’ empathy and social skills. The results of the needs analysis indicate that the majority of students still have limited knowledge regarding the definition, forms, and impacts of bullying. Based on the validation results, the module received a rating of “highly suitable” from experts in Islamic Religious Education (96.4%), language experts (91.6%), and guidance and counseling experts (74.1%). Additionally, the field trial results showed a 100% student satisfaction rate. Thus, this module can serve as a practical guide for guidance and counseling teachers in efforts to prevent bullying within the school environment.

Abstrak

Kerentanan bullying pada siswa SMP menuntut pengembangan modul pencegahan sebagai upaya preventif dalam layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pencegahan bullying yang mampu mengakomodasi berbagai faktor penyebab perilaku bullying serta mendukung layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penyebaran angket, dan kajian literatur terkait bullying serta strategi pencegahannya. Modul yang dikembangkan memuat materi mengenai jenis-jenis bullying, dampak negatif perundungan, strategi pencegahan, serta latihan untuk meningkatkan empati dan keterampilan sosial siswa. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai definisi, bentuk, dan dampak bullying. Berdasarkan hasil validasi, modul memperoleh penilaian sangat layak dari ahli Pendidikan Agama Islam sebesar 96,4%, ahli bahasa 91,6%, dan ahli bimbingan konseling 74,1%. Selain itu, hasil uji coba lapangan menunjukkan tingkat kepuasan siswa mencapai 100%. Dengan demikian, modul ini dapat digunakan sebagai panduan praktis bagi guru BK dalam upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah.

References

Amnda, V., Wulandari, S., Wulandari, S., Syah, S. N., Restari, Y. A., Atikah, S., Engkizar, E., Anwar, F., & Arifin, Z. (2020). Bentuk dan dampak perilaku bullying terhadap peserta didik. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 5(1), 19–32. https://doi.org/10.34125/kp.v5i1.454

Arif, Y., & Novrianda, D. (2019). Perilaku bullying fisik dan lokasi kejadian pada siswa sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 10(1), 135–142. https://doi.org/10.30633/jkms.v10i1.317

Balai Pustaka. (2016). Kamus besar bahasa Indonesia (Edisi ke-5). Jakarta: Balai Pustaka. https://kbbi.kemdikbud.go.id/

Febrianti. (2024). Dinamika bullying di sekolah: Faktor dan dampak. Indonesian Journal of Educational Counseling, 8(1), 9–24. https://doi.org/10.30653/001.202481.336

Hamzah, H. A., Manafe, H. A., Kaluge, A. H., & Niha, S. S. (2023). Bentuk dan faktor penyebab bullying: Studi mengatasi bullying di madrasah aliyah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 10(3), 481–491. https://doi.org/10.38048/jipcb.v10i3.1968

Janitra. (2017). Komunikasi keluarga dalam pencegahan perilaku bullying bagi anak. Jurnal Ilmu Sosial Mamangan, 6(1), 23–33. https://doi.org/10.22202/mamangan.v6i1.1878

Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2023). Tabulasi data perlindungan anak. https://bankdata.kpai.go.id/tabulasi-data-perlindungan-anak

Maulany, L. E., Rasimin, R., & Yusra, A. (2022). Dampak perundungan (bullying) verbal terhadap empati korban pada siswa SMPN 7 Muaro Jambi. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 12(1), 195–201.

Muhammad Husni, & Muhammad Hasyim. (2021). Landasan bimbingan dan konseling dalam perspektif Islam. Al-Ibrah, 6(1), 104–124.

Oxford University Press. (2025). Bullying. In Oxford Learner’s Dictionaries. https://www.oxfordlearnersdictionaries.com/definition/english/bullying

Pajri, D. N. (2024). Dampak psikologis akibat tindakan bullying pada remaja terhadap kesehatan mental. Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora, 8(1), 58–64. https://doi.org/10.33369/jkaganga.8.1.58-64

Permata, I. (2022). Dampak bullying terhadap perilaku remaja: Studi kasus pada pelajar SMA Negeri Palembang. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP), 3(1), 10–16. https://doi.org/10.30596/jisp.v3i1.8637

Rachma, A. W. (2022). Upaya pencegahan bullying di lingkup sekolah. Jurnal Hukum dan Pembangunan Ekonomi, 10(2), 241–250. https://doi.org/10.20961/hpe.v10i2.62837

Suryanti. (2014). Program bimbingan dan konseling di sekolah. Jurnal Cemerlang, 2(2), 1–7.

Wisnu. (2011). Fenomena bullying sebagai masalah global di sekolah. Jurnal Pendidikan, 450–458.

Yandri, H. (2013). Pengembangan modul bimbingan dan konseling untuk pencegahan bullying di sekolah. Konselor, 2(1), 98–106. https://doi.org/10.24036/0201321866-0-00

Downloads

Published

2026-04-18

How to Cite

Damayanti, G. F., Rahman, I. K., & Andriana, N. (2026). Development of a bullying prevention module for guidance and counseling in Junior High Schools. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 19(1), 47–54. https://doi.org/10.32832/tawazun.v19i1.21374

Issue

Section

Artikel

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 > >>