Bullying mitigation through Islamic religious education based on the mini drama model
DOI:
https://doi.org/10.32832/tawazun.v19i2.23615Keywords:
reconciliation, bullying mitigation, mini-drama model, Islamic religious education, tabayyunAbstract
Bullying in elementary schools has now shifted from physical bullying in lower grades to relational and online bullying in upper grades, particularly in heterogeneous environments such as SD IT Ibnu Rusyd in Tambun Utara, Bekasi Regency. This study aims to analyze the effectiveness of implementing the Mini-Drama Model as a bullying mitigation strategy within the framework of Islamic Religious Education (IRE). Using a qualitative case study design, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis. The findings indicate that conventional, one-way PAI methods are no longer sufficient to curb students’ complex aggression; therefore, the Mini-Drama Model emerges as an innovation through systematic stages of identification, simulation, reflection, and action. This model synthesizes the theological values of tabayyun and islah as practical tools to mediate students’ cultural and social friction. The research concludes that transforming learning into a “social laboratory” significantly increased student engagement to 92% and the internalization of empathy among 85% of participants, far surpassing conventional methods. This implementation successfully synergizes Islamic Religious Education (PAI) values with the Pancasila Student Profile in the Merdeka Curriculum, while positioning teachers as facilitators of social-emotional creativity to build a school ecosystem that is safe, inclusive, and free from systemic bullying.
Abstrak
Perundungan di tingkat sekolah dasar kini bertransformasi dari pola fisik di kelas rendah menjadi perundungan relasional dan daring di kelas atas, terutama di lingkungan heterogen seperti SD IT Ibnu Rusyd, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Model Drama Mini sebagai strategi mitigasi perundungan dalam kerangka Pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa metode PAI konvensional yang bersifat satu arah tidak lagi memadai untuk menekan agresivitas siswa yang kompleks; oleh karena itu, Model Drama Mini hadir sebagai inovasi melalui tahapan sistematis identifikasi, simulasi, refleksi, dan aksi. Model ini mensintesis nilai teologis tabayyun dan islah sebagai instrumen praktis untuk memediasi gesekan budaya dan sosial siswa. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa transformasi pembelajaran menjadi "laboratorium sosial" ini secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa hingga 92% dan internalisasi empati pada 85% partisipan, jauh melampaui metode konvensional. Implementasi ini berhasil menyinergikan nilai PAI dengan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka, sekaligus memosisikan guru sebagai fasilitator kreativitas sosial-emosional guna membangun ekosistem sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan secara sistemik.
References
Ahyani, L. N., Pramono, R. B., Astuti, R. D., Kawuryan, F., & Purwaningrum, J. P. (2019). Evaluation of the Pelita Bullying Prevention Program: A Study of Elementary School Teachers in Kudus, Indonesia. The Open Psychology Journal, 12(1), 147–154. https://doi.org/10.2174/1874350101912010147
Alfinas Syarifah, Azzahra Putri Wahyudi, & Alfin Salmahayati. (2025). Revitalisasi Pendidikan Akhlak di Era Modern: Tantangan dan Solusi dalam Pendidikan di MI Bustanul Ulum Saba Jerruk Palengaan. Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat, 3(1), 16–28. https://doi.org/10.61132/akhlak.v3i1.1516
Aminudin, M. (2026). Pendekatan Berbasis Pengalaman: Kunci Ketahanan Mental Siswa di Era Digital. Jakarta: Pustaka Pendidikan Utama.
Ananda, R. dkk. (2025). Tantangan Pendidikan Sekolah Dasar Masa Depan. Volume 10 Nomor 02,. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/27443
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. Thousand Oaks:Sage Publications.
Fujia Damayanti, G., Kania Rahman, I., & Andriana Universitas Ibn Khaldun Bogor, N. (2026). Development of a bullying prevention module for guidance and counseling in Junior High Schools. TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam, 19(1), 47–54. https://doi.org/10.32832/tawazun.v19i1.21374
Halimah, A. N. (2025). Prosiding SENAPASTRA (Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia). Implementation Of Drama Learning As A Strategy To Improve Students’ Cognitive Functions In Public Schools. Prosiding Senapastra.
Handayani, R. P., & Sholihah, B. (2025). Strengthening Students’ Religious Character Education Through Character Apple Activities At SD Negeri Ngaliyan 01. Jurnal Pendidikan Karakter, 16 Nomor 2. https://doi.org/10.21831/jpka.v16i2.82876
Hermawati, R. S., Anggreana, O. H., Amelia, N., Oktaviana, B., Agustina, A. C., & Sakti, B. P. (2025). Peran Drama untuk Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora Dan Seni, 4(3), 303–308. https://doi.org/10.62379/jishs.v4i3.3907
Hidayat, A. (2025). Dampak Akses Gawai terhadap Empati Sosial pada Siswa Sekolah Dasar. Jakarta: Pustaka Pendidikan.
Kustanti, E. R. (2020). Bullying Experience in Elementary School Students. International Journal of Psychosocial Rehabilitation, 24(1), 1507–1517. https://doi.org/10.37200/ijpr/v24i1/pr200248
Musa, M., Supriyanto, T., & Doyin, M. (n.d.). Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia The Resistance to the Hegemony of Power in Di Kaki Bukit Cibalak Novel by Ahmad Tohari. Retrieved https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/seloka
Stringer, E. T. (2014). Action Research (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharyat, Y., Supriatin, S., & Haryono, P. (2023). The Relationship Between Teacher Creativity and Parenting Activities with Motivation to Learn Islam. In Journal of Education Research (Vol. 4, Number 4).
Syaf, H., Harefa, aini, Mariani Pasaribu, I., Khulzannah, M., Haloho, E., Maria Selastri Balan, B., & Klinsman Garamba, A. (2025). Penguatan Literasi Digital Sebagai Upaya Pencegahan Cyberbullying Pada Siswa SMA Negeri 12 Medan.
Wijaya, K. (2024). Dinamika Peran Guru dalam Pembelajaran Berbasis Drama. Jakarta: Pustaka Pendidikan.
Wiyani, N. A. (2013). Manajemen Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasi di Sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
![]()
The author grants copyright of his/her work to the journal licensed under CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License which allows others to use the work with acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
