Metode interaktif untuk meningkatkan motivasi belajar bahasa Arab

Authors

  • Diana Diana Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • A Rahmat Rosyadi Universitas Ibn Khaldun Bogor

DOI:

https://doi.org/10.32832/tawazun.v15i3.7101

Keywords:

Bahasa Arab, Keterampilan Berpikir, Metode Interaktif, Permainan Edukatif

Abstract

Islam encourages mankind to always learn. Studying in Islam is not only limited to 12 years of compulsory education. But more than that. Islam recommends lifelong learning (long life education). The sciences that must be studied are divided into two categories: obligatory ain and obligatory kifayah. Likewise with learning Arabic. However, there are many Muslim students who do not like Arabic lessons. so that they seem lazy and do not think that Arabic is a compulsory subject and is part of their religion. Student participation in learning is only limited to meeting the demands of the school. The method used in this research is field research, the research object is MTSS AL Muasyarah and MTSN 01 Bogor. the secondary sources are taken from other Arabic learning books. All data obtained from sources both primary and secondary. Summarized and analyzed then concluded. The results of the study stated that the lack of student motivation in learning Arabic has many factors, among the main factors causing it is due to unattractive learning methods, so students tend to be passive in learning. Therefore, researchers present interactive methods that can make students actively involved in learning, so that learning becomes fun.

Abstrak

Islam menganjurkan umat manusia untuk selalu belajar. Belajar dalam Islam tidak hanya terbatas pada 12 tahun wajib belajar. Melainkan lebih dari itu. Islam menganjurkan belajar sepanjang hayat (long life education). Adapun ilmu-ilmu yang wajib dipelajari dibagi kepada dua kategori: wajib ain dan wajib kifayah. Begitu pula dengan pembelajaran bahasa Arab. Namun banyak sekali para pelajar muslim yang tidak menyukai pelajaran bahasa arab. sehingga terkesan malas-malasan dan tidak menganggap bahwa bahasa Arab adalah pelajaran wajib dan merupakan bagian dari agama mereka. Keikutsertaan siswa dalam pembelajaran hanya terbatas pada pemenuhan tuntutan sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan, objek penelitiannya adalah MTSS AL Muasyarah dan MTSN 01 Bogor. adapun sumber sekundernya diambil dari buku-buku pembelajaran bahasa Arab lainnya. Semua data yang didapatkan dari sumber-sumber baik primer maupun sekunder. Dirangkum dan dianalisis kemudian disimpulkan. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa tidak adanya motivasi siswa dalam mempelajari bahasa Arab memiliki banyak faktor penyebab, Di antara faktor utama penyebabnya adalah karena metode pembelajaran yang kurang menarik, sehingga siswa cenderung pasif dalam pembelajaran. Oleh karenanya peneliti menghadirkan metode interaktif yang dapat membuat siswa terlibat aktif dalam pembelajaran, sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan.

References

Ahmad, M. A. Q. (1979). Thuruq Ta'liim Al Lughah Al 'Arabiyyah. Maktabah An Nahdloh Al Misriyyah.

Ali-Khuli, M. (1982). Assalibu Tadris Al-lughoh al-Arobiyah. Riyadh: Muthoba'ah al-Fazadiq at-Tijariyah.

Asrori, I. (2004). Sintaksis Bahasa Arab: Frasa-Klausa-Kalimat. Malang: Misykat.

'Atha, I. M. (1998). Thuruq Tadris al-Lughah Al-Arabiyah wa Al-Tarbitah al-Diniyah. Kairo: Maktabah Al-Nahdhah al-Mishriyyah.

Hermawan, A. (2011). Metodologi pembelajaran Bahasa Arab. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Munir. (2005). Perencanaan Sistem Pengajaran Bahasa Arab. Prenada Media.

Nasional, B. P. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Taimiyah, I. (1421). Iqtidha' Ash-Shirath Al-Mustaqim. Maktabah Ar-Rusyd.

Downloads

Published

2022-12-31

How to Cite

Diana, D., & Rosyadi, A. R. (2022). Metode interaktif untuk meningkatkan motivasi belajar bahasa Arab. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 15(3), 421–428. https://doi.org/10.32832/tawazun.v15i3.7101

Issue

Section

Artikel