Model sharing tenaga pendidik dalam peningkatan mutu santri

Authors

  • Raodotul Jannah Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Endin Mujahidin Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Gunawan Ikhtiono Universitas Ibn Khaldun Bogor

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i7.24085

Keywords:

sharing tenaga pendidik, pondok pesantren, POAC, mutu santri, educational partnership.

Abstract

Collaboration among Islamic boarding schools is one of the strategies that can be implemented to improve the quality of Islamic education, but studies on the permanent sharing of teaching staff along with their families remain relatively limited. This study aims to analyze the implementation of the Teaching Staff Sharing Model between the Daarul Mustaqiem in Pamijahan, Bogor, and Al-Fatah Islamic Boarding School in Temboro, Magetan within the Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC) framework, as well as to examine its contribution to improving the quality of students. The study employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis from 15 informants selected through purposive sampling. The results indicate that the program began with an educational field trip that led to an agreement to station one pair of educators along with their families for a period of three years. The program resulted in improved quality of of the Qur’an, discipline in worship, the development of students’ character, as well as an increase in the competence of local educators through the process of knowledge transfer, habituation, and modeling. Although the formal program has ended, its impact continues through the training of student leaders and the formation of an academic network among boarding schools. This study produced the Family-Based Educator Sharing Model comprising the stages of needs identification, partnership formation, and the placement of educators

Abstrak

Kerja sama antar-pesantren merupakan salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam, namun kajian mengenai sharing tenaga pendidik secara menetap beserta keluarga masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Model Sharing Tenaga Pendidik antara Pondok Pesantren Daarul Mustaqiem Pamijahan Bogor dan Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Magetan dalam kerangka Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling (POAC), serta mengkaji kontribusinya terhadap peningkatan mutu santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap 15 informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kegiatan rihlah ilmiah menjadi tahap awal pelaksanaan program, yang selanjutnya menghasilkan kesepakatan mengenai penugasan sepasang tenaga pendidik beserta keluarganya selama kurun waktu tiga tahun. Program tersebut berdampak pada peningkatan kualitas hafalan Al-Qur’an, kedisiplinan ibadah, pembentukan akhlak santri, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik lokal melalui proses transfer pengetahuan, pembiasaan, dan keteladanan. Meskipun program formal berakhir, dampaknya tetap berlanjut melalui kaderisasi santri dan terbentuknya jaringan keilmuan antar-pesantren. Penelitian ini menghasilkan model sharing tenaga pendidik berbasis keluarga yang terdiri atas tahapan identifikasi kebutuhan, pembentukan kerja sama, penempatan tenaga pendidik beserta keluarga, transfer pengetahuan dan keteladanan, peningkatan mutu santri, serta kaderisasi berkelanjutan. Model ini menunjukkan bahwa peningkatan mutu santri tidak hanya ditentukan oleh pembelajaran formal, tetapi juga oleh interaksi sosial, budaya pendidikan, dan keteladanan yang berlangsung dalam kehidupan pesantren sehari-hari.

References

Aedi, U., & Amaludin, A. (2022). Modernisasi sistem manajemen pesantren dengan siap (sistem informasi administrasi pesantren) pada pondok pesantren sirojuth tholibin. Journal of Islamic Management, 2(2), 96–106. https://doi.org/10.15642/jim.v2i2.830

Agus, & Giling, M. (2020). Kerja sama antara masyarakat dengan pesantren Anwaar-ul-Uloom Bontocani Sulawesi Selatan. Jurnal JIWP: Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 6(4). Retrieved from https://jurnal.unibrah.ac.id/index.php/JIWP

Argote, L., & Ingram, P. (2000). Knowledge transfer: A basis for competitive advantage in firms. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 82(1), 150–169. https://doi.org/10.1006/obhd.2000.2893

Assyakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2022). Metode studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, 3(01), 1–9. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1951

Bachtryanto, I., Pardiman, P., & Basalamah, R. (2021). Model pengembangan sumber daya manusia di lembaga pendidikan islam. Reflektika, 16(1), 69. https://doi.org/10.28944/reflektika.v16i1.542

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Englewood Cliffs: NJ: Prentice-hall.

Barney, J. B. (2001). Resource-based theories of competitive advantage: A ten-year retrospective on the resource-based view. Journal of Management, 27(6), 643–650. https://doi.org/10.1177/014920630102700602

Becker, G. S. (1993). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education (3rd ed.). Chicago: University of Chicago Press.

Effendi, A., Fatimah, A. T., & Amam, A. (2021). Analisis keefektifan pembelajaran matematika online di masa pandemi covid-19. Teorema: Teori dan Riset Matematika, 6(2). https://doi.org/10.25157/teorema.v6i2.5632

Epstein, J. L. (2011). School, family and community partnerships: Preparing educators and improving schools (2nd., rev. ed). Boulder, Co: Westview Press.

Kurniawati, P., Junaris, I., & Maunah, B. (2025). Diklat dan pengembangan karir menuju sdm unggul di lembaga pendidikan Islam. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 4047–4058. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1198

Maheswara, R. (2025a). Jumlah Pesantren di Indonesia pada 2025-2026. Retrieved from https://dataloka.id/humaniora/5007/jumlah-pondok-pesantren-di-indonesia-2025-capai-42-391-didominasi-jawa-barat/

Maheswara, R. (2025b). Jumlah santri di Indonesia pada 2025-2026. Retrieved from https://dataloka.id/humaniora/5003/jumlah-santri-di-indonesia-pada-2025-2026/

Mardiansyah, D., Supangat, S., Dandi, & Farazulika, I. (2024). Pengembangan kurikulum pembelajaran kitab kuning: Strategi transformatif model pondok pesantren Nurul Huda Sukaraja. Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 11(3), 203–210. https://doi.org/10.30599/jpia.v11i3.3579

Pambudi, A. H. (2024). Pengembangan sumber daya manusia sebagai faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja Rumah Sakit Sari Asih Karawaci. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(6), 374–381. https://doi.org/10.56799/ekoma.v3i6.4382

Prayoga, A., & Jahari, J. (2020). Manajemen jejaring kerja sama pondok pesantren. AL MA’ARIEF: Jurnal Pendidikan Sosial dan Budaya, 1(2), 125–133. https://doi.org/10.35905/almaarief.v1i2.1107

Rakhman, M. T. (2025). Optimizing Entrepreneurship and Strategic Partnerships for the Economic Independence of Pesantren in Indonesia. Jurnal Gema Perencana, 4(2).

Robbins, S. P., & Coulter, M. (2018). Management (14th ed.). Melbourne, Australia: Pearson Australia.

Rustandi, F., Ruskandar, A., Setiawati, F., & Basri, H. (2026). Transformasi kelembagaan dan manajemen pesantren dalam modernisasi pendidikan Islam di Indonesia. Jurnal AL-IDARAH: Journal of Islamic Education Management, 1(1), 289–310.

Sadali, S. (2020). Eksistensi pesantren sebagai lembaga pendidikan islam. Atta’dib Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 53–70. https://doi.org/10.30863/attadib.v1i2.964

Sukino, A., Rahmap, R., & Mardiani, E. (2023). Meningkatkan mutu input pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan pelibatan masyarakat lokal pada lembaga pesantren dan madrasah di perbatasan indonesia-malaysia kecamatan sekayam dan entikong. Abdimas Galuh, 5(1), 860. https://doi.org/10.25157/ag.v5i1.10094

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-09-27

How to Cite

Jannah, R., Mujahidin, E., & Ikhtiono, G. (2026). Model sharing tenaga pendidik dalam peningkatan mutu santri. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(7), 101–114. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i7.24085

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>