Studi kasus model pendidikan masjid integratif di Masjid Istiqlal

Authors

  • Abdul Rosyid Teguhdin Hamid Mahasiswa S3 Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Abuddin Nata Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Didin Saefudin Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.32832/tadibuna.v11i4.7992

Keywords:

Integratif, Pendidikan, Masjid Istiqlal

Abstract

This study to formulate the concept of integrative mosque education, to analyze the educational components of the Istiqlal mosque. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Qualitative data analysis techniques by analyzing field data do not test hypotheses but instead, describe the data and manage them descriptively about the formulation of the problem. The place of research was carried out at the Istiqlal Mosque with educational programs such as the Taklim Council, Istiqlal Madrasah, Istiqlal Library, Ulama Cadre Education, Zhuhur Dialogue. The results of the study found first; that the Istiqlal Mosque organizes educational activities because one of the functions of the mosque as an education center, the two Istiqlal Mosques are managed professionally, especially educational activities so that they become the ideal mosque education center. With this intensive mosque education, the Istiqlal mosque can become a model for integrative mosque education.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan memformulasikan konsep pendidikan masjid yang Integratif, menganalisis komponen pendidikan masjid Istiqlal dari segi tujuan, kurikulum, proses belajar mengajar, tenaga pengajar, sarana prasarana dan evaluasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif dengan menganalisis data lapangan (field reserch) tidak menguji hipotesis melainkan memaparkan data dan mengelolanya secara deskriptif tentang rumusan masalah. Tempat penelitian dilakukan di Masjid Istiqlal dengan program pendidikan seperti Majelis Taklim, Madrasah Istiqlal, Perpustakaan Istiqlal, Pendidikan Kader Ulama, Dialog Zhuhur, Kajian Jum'at. Hasil penelitian ditemukan pertama; bahwa Masjid Istiqlal menyelenggarakan kegiatan pendidikan karena salah satu fungsi masjid sebagai pusat pendidikan, kedua Masjid Istiqlal dikelola secara profesional terutama kegiatan pendidikan sehingga menjadi pusat pendidikan masjid yang Ideal. Dengan pendidikan masjid yang intensif ini, masjid Istiqlal bisa menjadi model pendidikan masjid integratif, dengan penyempurnaan pada aspek tujuan, metode dan evaluasi.

Author Biography

Abdul Rosyid Teguhdin Hamid, Mahasiswa S3 Universitas Ibn Khaldun Bogor

Program Studi Pendidikan Islam Program Sekolah Pasca Sarjana Universitas Ibn Khaldun. Bogor

References

Abdul, M. K. (2014). Hadis Tarbawi (Hadis-hadis Pendidikan. Jakarta: Kencana Predia Media.

Abdullah, A. R. (2001). Aktualisasi Konsep Dasar Pendidikan Islam. Yogyakarta: UII Press.

Akhmadwijaya, A. S. (2013). Pendidikan Islam bagi muslim Tionghoa. Bogor: Disertasi Universitas Ibn Khaldun.

Arief, A. (2014). Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Lembaga-lembaga Pendidikan Islam Klasik. Bandung: Angkasa.

As-Shobuny, M. A. (1993). Rowai'ul Bayan Tafsir Ayat al-Ahkam min al-Qur'an. Semarang: Ay-Syifa.

Ayub, M. E. (1996). Manajemen Masjid. Jakarta: Gema Insani Press.

Daulay, H. P. (2009). Dinamika Pendidikan Islam di Asia tenggara. Jakarta: Rineka cipta.

Harun, S. (1997). Mutiara Al-Qur'an; Aktualisasi Pesan Al-Qur'an dalam kehidupan. Jakarta: Logos.

Hasan, S. (2009). Ikut Menggelar Sejadah Istiqlal: Mensyukuri nikmat Usia 70 Tahun. Jakarta: T.pn.

Hidayat, K. & Thomas. (2021). Manajemen Mutu Masjid. Pedia Ilmu/Manajemen Mutu Masjid.

Hidayati, N. N. (2018). Upaya Komite Sekolah dalam meningkatkan Prestasi Madrasah, Intelektual. Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 8(3).

Husein, B. (2011). Fungsi Masjid Dalam Perspektif Al-Quran dan Sunnah. Yogyakarta: Spektra Jurnal ilmu-ilmu Sosial UIA.

Langgulung, H. (1988). Pendidikan Islam Dalam Abad ke 21. Jakarta: Radar Jaya.

Malim, M. (2015). Konsep Pendidikan Masyarakat Berbasis Optimalisasi Fungsi Masjid. Bogor: Disertasi Universitas Ibn Khaldun.

Maqdisi, G. (1981). The Rise of Colleges: Institution of Learning in Islam and The West. Edinburgh: Edinburgh University Press.

Misri, M. M. (1982). Al-Tarbiyah al-Islamiyah. Kairo: Dar al-Kutub.

Naksabandi, N. (2013). Pengaruh Pendidikan Terhadap Keberagamaan Remaja Masjid. Bogor: Disertasi Universitas Ibn Khaldun.

Nurhayati. (2021). Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Model Pembelajaran Berbasis Sentra Al-Qur'an di Raudhatul Athfal Istiqlal Jakarta. Jakarta: Tesis PTIQ.

Otman, Z. (2014). Pendidikan Integrasi Dalam Islam. Jurnal Al-Muqaddimah, 2.

Shihab, Q. (2001). Wawasan Al-Qur'an: Tafsir Maudhu'i Atas Berbagai Persoalan Umat. Jakarta: penerbit Mizan.

Umar, N. (2021). Pemberdayaan Umat Berbasis Masjid. Jakarta: Grasindo.

Wathoni, K. (2011). Dinamika Sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Ponorogo: STAI Po Press.

Yulianto, S., Roesdiyanto, R., & Sugiharto, S. (2017). Analisis Perubahan Kurikulum pada Proses Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 2(1), 130–140.

Downloads

Published

2022-12-06

How to Cite

Hamid, A. R. T., Nata, A., & Saefudin, D. (2022). Studi kasus model pendidikan masjid integratif di Masjid Istiqlal. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 11(4), 471–486. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v11i4.7992

Issue

Section

Artikel