Development of Tahsin Al-Qur'an E-module for high school students

Authors

  • Fadhiil Nabhaan Maywandang Mahasiswa Pascasarjana Universitas Ibnu Khaldun Bogor
  • Santi Lisnawati Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

DOI:

https://doi.org/10.32832/tawazun.v19i1.22903

Keywords:

ADDIE model, E-Module, Senior High School, Tajwid, Tahsin

Abstract

The Qur'an as a guide for Muslims should be a reference and even daily reading, especially in Indonesia, which has a Muslim majority. However, there are still many students who are unable to read it properly. Therefore, one of the efforts needed is the development of a digital-based Tahsin E-Module as a solution to make learning easier and more effective. The purpose of this study is to analyze the need for e-module development, develop the e-module itself, and test the feasibility of the E-module Tahsin Qur'an for high school students. The research used the ADDIE R&D model method, which includes the stages of needs analysis through literature study, observation, and interviews, systematic and interesting material design, expert development and validation, implementation to teachers and students, and evaluation for product refinement. The result is a practical, systematic E-Module for Tahsin Al-Qur'an that can be accessed at any time, assists in the teaching, talaqqi, and murajaah processes, and serves as enrichment material for PAI with material on the rights and obligations of letters, waqf, and gharib. Based on the feasibility test, the module obtained an average validation score of 91.375% with a “highly feasible” category, making it effective and ready for use in learning.

Abstrak

Al-Qur’an sebagai pedoman hidup muslim seharusnya menjadi rujukan bahkan bacaan harian, terutama di Indonesia yang mayoritas muslim, namun nyatanya masih banyak siswa yang belum mampu membacanya dengan baik sehingga salah satu upaya diantaranya diperlukan pengembangan E-Modul Tahsin berbasis digital sebagai salah satu solusi agar pembelajaran lebih mudah dan efektif, adapun tujuan daripada penelitian ini ialah untuk menganalisis kebutuhan pengembangan e-modul beserta mengembangkan e-modul itu sendiri dan untuk menguji kelayakan E-modul tahsin Qur’an untuk siswa tingkat SMA. Penelitian menggunakan metode R&D model ADDIE yang meliputi tahap analisis kebutuhan melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara, perancangan materi yang sistematis dan menarik, pengembangan serta validasi ahli, implementasi kepada guru dan siswa, hingga evaluasi untuk penyempurnaan produk. Hasilnya berupa E-Modul Tahsin Al-Qur’an yang praktis, sistematis, dapat diakses kapan saja, membantu proses mengajar, talaqqi, dan murajaah, serta berfungsi sebagai bahan pengayaan PAI dengan materi hak dan mustahak huruf, wakaf, dan gharib. Berdasarkan uji kelayakan, modul memperoleh rata-rata nilai validasi 91,375% dengan kategori “sangat layak”, sehingga dinilai efektif dan siap digunakan dalam pembelajaran.

Author Biography

Fadhiil Nabhaan Maywandang, Mahasiswa Pascasarjana Universitas Ibnu Khaldun Bogor

Program Study MPAI UIKA

References

‘Aisya, M. S. A., & Pujianto, A. (2025). Pengembangan model permainan bata (bola target) dalam pembelajaran materi bola besar untuk siswa kelas IV. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(8), 9389–9396. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i8.9061

Almomen, R. K., Kaufman, D., Alotaibi, H., Al-Rowais, N. A., Albeik, M., & Albattal, S. M. (2016). Applying the ADDIE—Analysis, design, development, implementation and evaluation—instructional design model to continuing professional development for primary care physicians in Saudi Arabia. International Journal of Clinical Medicine, 7(8), 538–546. https://doi.org/10.4236/ijcm.2016.78059

Amaliah, S. (2021). Kurikulum tahsin Al-Qur’an (studi analisis di Ma’had Kareem Bil-Qur’an). Rayah Al-Islam, 5(2), 731–743. https://doi.org/10.37274/rais.v5i02.497

Amaliah, S., Mujahidin, E., & Rahman, I. K. (2021). Implementasi kurikulum tahsin Al-Qur’an untuk remaja di Ma’had Kareem Bil-Qur’an. Tadbir Muwahhid, 5(1), 9–15. https://doi.org/10.30997/jtm.v5i1.4057

Arsyad, A. (2003). Bahasa Arab dan metode pengajarannya. Pustaka Pelajar.

Arsal, M. (2019). Pengembangan media pembelajaran e-modul materi sistem peredaran darah pada kelas XI MIPA SMAN 6 Barru (Skripsi). Universitas Negeri Makassar.

Arsyad, A. (2019). Media pembelajaran. Rajawali Pers.

Asnawir, & Usman, M. B. (2002). Media pembelajaran. Ciputat Pers.

Cambridge University Press. (2025). Research. In Cambridge Dictionary. Retrieved from https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/research

Djamarah, S. B., & Zain, A. (2006). Strategi belajar mengajar. PT Rineka Cipta.

Fahrurrosi, L., Siregar, M. T. I., Az-Zuhdy, A. H., & Muzedi, H. (2025). Analisis kewajiban menuntut ilmu dalam Islam perspektif Al-Qur'an dan hadis. Jurnal IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 348–357. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i1.834

Faisal, M., Marisa, S. N., Fisa, T., Amiruddin, A., & Rahim, R. A. (2023). Optimalisasi metode tahsin Al-Qur’an bagi pelajar pada MAN 1 Meulaboh. MEUSEURAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1–9. https://doi.org/10.47498/meuseuraya.v2i1.1839

Farizal, M. S., & Alhaq, A. F. (2024). Karakteristik pembelajaran Al-Qur’an melalui pola tahsin, tilawah, dan tahfidz di SMP Integral Hidayatullah Depok Jawa Barat. Ulil Albab: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(10), 274–285. https://doi.org/10.56799/jim.v3i10.5411

Ghofir, A. (2023). Kampanye “etika di dunia maya” untuk masyarakat Gen-Z. Academics in Action Journal of Community Empowerment, 4(2), 67. https://doi.org/10.33021/aia.v4i2.1665

Hamzah, N., Ramli, H., & Khairani, M. Z. (2022). Kepentingan e-modul dalam pengajaran dan pembelajaran pendidikan seni visual. Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities, 7(12), e001971. https://doi.org/10.47405/mjssh.v7i12.1971

Harahap, M. (2017). Esensi peserta didik dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 1(2), 140–155. https://doi.org/10.25299/althariqah.2016.vol1(2).625

Haryati, S. (2012). Research and development (R&D) sebagai salah satu model penelitian dalam bidang pendidikan. Jurnal Ilmiah Dinamika Pendidikan, 37(1), 11–26.

Hastuti, P., Thohiri, R., & Silitonga, A. I. (2022). The development of case method based on e-module for capital market subject to improve students’ understanding. https://doi.org/10.4108/eai.11-10-2022.2325482

Hidayat, F., & Nizar, M. (2021). Model ADDIE (analysis, design, development, implementation and evaluation) dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam, 1(1), 28–38. https://doi.org/10.15575/jipai.v1i1.11042

Rusydi, I., & ’Nisa, F. A. C. (2023). Implementasi mengaji Al-Qur'an dengan tajwid dan makhorijul huruf bagi anak-anak Desa Kedokanbunder Wetan Kecamatan Kedokan Bunder Kabupaten Indramayu. Journal of Psychology, Counseling and Education, 1(1), 7–13. https://doi.org/10.58355/psy.v1i1.4

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2012). Media pembelajaran. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2017). Panduan praktis penyusunan e-modul.

Lastri, Y. (2023). Pengembangan dan pemanfaatan bahan ajar e-modul dalam proses pembelajaran. Jurnal Citra Pendidikan, 3(3), 1139–1146. https://doi.org/10.38048/jcp.v3i3.1914

Link, A. N. (1978). Rates of induced technology from investments in research and development. Southern Economic Journal, 45(2), 370–379. https://doi.org/10.2307/1057668

Maharani, A. P., Widiyanarti, T., Meilina, A., Lestari, D. A., & Aidilia, Z. (2024). Kebudayaan Gen Z: Kekuatan kreativitas di era digital. Indonesian Culture and Religion Issues, 2(1), 10–18. https://doi.org/10.47134/diksima.v2i1.120

Manggala, M. A., Nyanasuryanadi, P., & Suherman, H. (2024). Innovative learning using e-modules. JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health, 3(1), 550–557. https://doi.org/10.57235/jetish.v3i1.1983

Mayer, R. E. (2014). Cognitive theory of multimedia learning. In R. E. Mayer (Ed.), The Cambridge handbook of multimedia learning (pp. 43–71). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781139547369.005

Mujahidin, E. (2020). Tahsin Al-Qur’an untuk orang dewasa dalam perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 14(1), 26–31.

Najuah, N., Lukitoyo, P. S., & Wirianti, W. (2020). Modul elektronik: Prosedur penyusunan dan aplikasinya. Yayasan Kita Menulis.

Nasrullah, R. (2016). Teori dan riset media siber (cybermedia). Kencana.

Nuha, U. (2016). Ragam metodologi & media pembelajaran bahasa Arab. DIVA Press.

Novarensa, L. A. (2024). Pengembangan e-modul praktikum inkuiri terbimbing berbasis Liveworksheet berbantuan analisis software Tracker. Unnes Physics Education Journal, 13(1), 97–102. https://doi.org/10.15294/upej.v13i1.8636

Pardede, L., & Lestari, D. (2021). Bahan ajar perencanaan pembelajaran. Literasi Nusantara.

Putra, N. (2011). Research and development penelitian dan pengembangan. Rajawali Pers.

Rahayu, A. (2025). Metode penelitian dan pengembangan (R&D). DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(3), 459–470. https://doi.org/10.54259/diajar.v4i3.5092

Rauf, A. A. A. (2022). Pedoman dauroh Al-Qur’an: Panduan ilmu tajwid aplikatif (28th ed.). Markaz Al-Qur'an.

Rangkuti, A. N. (2016). Metode penelitian pendidikan. Citapustaka Media.

Ramli, M. (2012). Media dan teknologi pembelajaran. IAIN Antasari Press.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.

Rahmawati, L., Lestari, I., Wismanto, W., Mardianto, K., & Yuliandari, S. (2024). Analisis konsep peserta didik dalam pendidikan Islam. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(2), 732–741. https://doi.org/10.60126/maras.v2i2.268

Rambe, A. A., Nurkholiza, S., & Rahma, F. (2020). Program pengenalan ilmu tajwid melalui media pembelajaran pohon ilmu. Maslahah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 105–115. https://doi.org/10.56114/maslahah.v1i2.59

Rusyd, R. M. I. (2015). Paduan tahsin, tajwid dan tahfidz untuk pemula. Saufa.

Rayanto, Y. H. (2020). Penelitian pengembangan model ADDIE dan R2D2. Lembaga Academic & Research Institute.

Sa’diyah, H., Alfiyah, H. Y., AR, Z. T., & Nasaruddin, N. (2020). Model research and development dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. El-Banat, 10(1), 42–73. https://doi.org/10.54180/elbanat.2020.10.1.42-73

Sadiman, A. S. (2005). Media pendidikan. PT Raja Grafindo Persada.

Siagian, E. (2021). Metode tahsin dalam memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Ar-Rasyid, 1(2). https://doi.org/10.30596/arrasyid.v1i2.8743

Solikin, I. (2018). Implementasi e-modul berbasis web mobile. Jurnal RESTI, 2(2), 492–497. https://doi.org/10.29207/resti.v2i2.393

Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sundayana, R. (2014). Statistika penelitian pendidikan. Alfabeta.

Sulistyorini, W. (2022). E-modul sebagai sarana pembelajaran jarak jauh. Jurnal Teladan, 7(2), 97–102. https://doi.org/10.55719/jt.v7i2.481

Supardi. (2020). Landasan pengembangan bahan ajar. Sanabil.

Sidauruk, T., Delita, F., Berutu, N., Elfayetti, & Rohani. (2025). E-modules to improve learning independence. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 9(1), 171–180. https://doi.org/10.23887/jppp.v9i1.74404

Tanjung, S. D. H. (2024). Metode penelitian kuantitatif. UIKA Press.

Tambunan, L., & Tambunan, J. (2023). Pengembangan e-modul matematika berbantuan Canva. Jurnal Cendekia, 7(2), 1029–1038. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i2.2212

Taufik, A., & Setyowati, N. (2021). Buku panduan guru pendidikan agama Islam dan budi pekerti. Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

Umar, Z. (2020). Panduan ilmu tajwid praktis (1st ed.). Universitas Islam Riau Press.

Widiasworo, E. (2019). Menyusun penelitian kuantitatif. Araska.

Yanuarti, R., Utari, I., & Harianti, D. (2022). Evaluasi pemanfaatan e-modul. Jurnal Teknodik, 101–114. https://doi.org/10.32550/teknodik.vi.972

Downloads

Published

2026-04-28

How to Cite

Maywandang, F. N., & Lisnawati, S. (2026). Development of Tahsin Al-Qur’an E-module for high school students. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 19(1), 135–156. https://doi.org/10.32832/tawazun.v19i1.22903

Issue

Section

Artikel