Strengthening Islamic religious education reading literacy through differentiated learning
DOI:
https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i8.24308Keywords:
Differentiated Learning, Reading Literacy, Islamic Religious Education, pembelajaran berdiferensiasi, literasi membaca, pendidikan agama islam, sekolah dasar, studi kasusAbstract
The purpose of this research is to discuss the use of various learning strategies to enhance students reading literacy skills in Islamic Religious Education (PAI) at SDN 12 Talang Kelapa. A case study design and a qualitative methodology were employed. Data were collected through interviews, observations, and document reviews with the principal, PAI teacher, and fourth grade students. The findings show that in the preparation phase, teachers determine their students’ learning needs, develop individual lesson plans and create a supportive learning environment. In implementation teachers employ process differentiation through a variety of teaching approaches and environmental changes. In the evaluation stage, formative and summative tests are adjusted according to the level of student proficiency. The reading literacy of the students is still in an acceptable level with an average score of 2.7 from 5 although the teachers excellent in the implementation of differentiated learning (100% of indicators met). Half the pupils have reading comprehension difficulties, the other half reading delays. Besides the quality of instruction, internal student factors such as motivation, reading habits at home and parental engagement are found to have a major impact on the success of differentiated learning in this study.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk membahas penggunaan berbagai strategi pembelajaran berdiferensiasi guna meningkatkan keterampilan literasi membaca siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 12 Talang Kelapa. Menggunakan metodologi kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan tinjauan dokumen dengan kepala sekolah, guru PAI, dan siswa kelas empat. Temuan menunjukkan bahwa pada fase persiapan, guru menentukan kebutuhan belajar siswa, mengembangkan rencana pelajaran individu, dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Dalam tahap implementasi, guru menerapkan diferensiasi proses melalui berbagai pendekatan pengajaran dan perubahan lingkungan. Pada tahap evaluasi, tes formatif dan sumatif disesuaikan dengan tingkat kemahiran siswa. Literasi membaca siswa masih dalm tingkat rata-rata yakni dengan skor 2.7 dari 5 meski guru sudah sangat baik melaksanakan pembelajaran yang berbeda (100% indikator terpenuhi). Setengah dari siswa mengalami kesulitan dalam pemahaman bahan bacaan, setengah lainnya mengalami keterlambatan membaca. Selain kualitas pengajar, faktor internal siswa seperti motivasi, kebiasaan membaca dirumah, dan keterlibatan orang tua memiliki dampak besar terhadap keberhasilan pembelajaran berdiferensiasi.
References
Amalia, T. Z., Mujianto, J., Fitriati, S. W., & Widiati, U. (2023). Mengeksplorasi Integrasi Pendidikan Literasi Islam dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Berdiferensiasi Siswa Sekolah Dasar. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 1116-1120.
Anggraini, F. S. (2019). Pengembangan Pendidikan Agama Islam dalam Masyarakat Multikultural. Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2). https://doi.org/10.24235/tarbawi.v4i2.4533
Dalman. (2014). Keterampilan Membaca. Jakarta: Rajawali Pers.
Holisah. (2022). Implementasi Pendekatan Humanis dalam Meningkatkan Self Confident Pada Kemampuan Literasi Siswa. Jurnal Basic Edu, 6(1), 1441-1450.
Kemendikbud. (2017). Materi Pendukung Literasi Baca Tulis. Dirjen Dikdasmen Kemendikbud.
Inayah, N. N. (2021). Integrasi Dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Menghadapi Era 4.0. Journal of Education and Learning Sciences, 1(1), 1-12
Marlina. (2020). Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Inklusif. Afifa Utama.
Nuranjani, Widiada, I. K., & Setiawan, H. (2022). Profil Kemampuan Literasi Membaca Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kuta. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(2), 387-393. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i2.535
Prasetyo, R., & Suciptaningsih, O. A. (2022). Penerapan Teori Belajar Humanistik Pada Pembelajaran Berdiferensiasi Di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Global Education, 3(2), 233–237. https://doi.org/10.55681/jige.v3i2.323
Pratama, A. (2022). Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca Pemahaman Siswa. Jurnal Didaktia Pendidikan Dasar, 6(2), 605–626.
Purnawanto, A. T. (2023). Pembelajaran Berdiferensiasi. Jurnal Ilmiah Pedagogy, 2(1), 34-54.
Rukmi, D. A., & Mutiah, T. (2023). Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Perspektif Teori Belajar Humanistik. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 4(3), 699-706. https://doi.org/10.51494/jpdf.v4i3.1012
Suwartiningsih. (2021). Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia, 1(2), 80-94. https://doi.org/10.53299/jppi.v1i2.39
Tilamsari, B. Y., Komarayanti, S., & Purwaningsih, S. (2023). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Melalui PBL Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa. Science Edu: Jurnal Pendidikan IPA, VI(1), 48-54.
Tomlinson, C. A., & Moon, T. (2014. Assessment In a Differentiates Classroom. In Proven Programs in Education: Classroom Management and Assessment (pp. 1–5). https://doi.org/10.4135/9781483365257.n1
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rizki Agustina, Mulyadi Eko Purnomo, Elhefni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



