Strategi kreatif guru Qur’an dalam meningkatkan kualitas tahsin

Penulis

  • Abdul Kudus Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Imas Kania Rahman Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Akhmad Alim Universitas Ibn Khaldun Bogor

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i5.23613

Kata Kunci:

Strategi Guru, guru cerdas, Kompetensi guru; Analisis dampak; Kualitas SDM, Quran, Young Generation, Social

Abstrak

This study aims to describe and analyze the creative strategies of Quranic teachers in improving the quality of tahsin (recitation excellence) at SMP Qur’an Asy Syahid. The focus of the research is directed at three main aspects of creativity: lesson planning, implementation of classroom activities, and evaluation of tahsin learning outcomes. This study employs a quantitative method using a 5-point Likert scale questionnaire consisting of 15 items. The research population includes Quranic teachers and students, with a total sample of 30 respondents. Data were analyzed using descriptive statistical techniques to determine the overall teacher creativity index. The results indicate that Quranic teachers at SMP Qur’an Asy Syahid exhibit a high level of creativity. This is reflected in the use of varied learning media, the development of engaging learning activities, and the ability to adapt teaching strategies to students' needs in tajwid and makhraj. These findings confirm that teachers' creative strategies contribute significantly to increasing students' learning motivation and tahsin proficiency. Consequently, this research implies that continuous professional development for teachers requires institutional support, particularly through training and innovation programs focused on creativity-based learning.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi kreatif guru Al-Qur'an dalam upaya meningkatkan kualitas tahsin murid di SMP Qur’an Asy Syahid. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek utama kreativitas, yaitu: perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan di kelas, dan evaluasi hasil belajar tahsin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen angket skala Likert yang terdiri dari 15 butir pernyataan. Populasi penelitian melibatkan guru Al-Qur'an dan peserta didik dengan sampel sebanyak 30 responden. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif untuk memperoleh gambaran indeks kreativitas guru secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Al-Qur'an di SMP Qur’an Asy Syahid memiliki tingkat kreativitas yang tinggi. Hal ini tercermin dalam penggunaan media pembelajaran yang variatif, penyusunan aktivitas belajar yang interaktif, serta kemampuan mengadaptasi strategi mengajar sesuai dengan level kemampuan tajwid dan makhraj peserta didik. Temuan ini menegaskan bahwa strategi kreatif guru berkontribusi signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar dan capaian kualitas tahsin murid. Sebagai implikasi, penelitian ini menyarankan pentingnya dukungan lembaga dalam pengembangan profesionalisme guru secara berkelanjutan, khususnya melalui pelatihan inovasi pembelajaran berbasis kreativitas untuk menjaga mutu pendidikan Al-Qur'an.

Referensi

Alim, A. (2021). Strategi Guru dalam Membangun Interaksi Efektif melalui Permainan Edukatif. Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 45–60.

Fadillah. (2016). Urgensi Penggunaan Media Digital dalam Meningkatkan Minat Baca Qur’an. Jurnal Teknologi Pendidikan Islam, 4(2), 88–102.

Hafidz, M., & Nasution, A. (2020). Inovasi Guru dalam Kegiatan Literasi Qur’an untuk Meningkatkan Kelancaran Membaca. Jurnal Literasi Pendidikan, 8(2), 112–125.

Hanafi, A. (2019). Teachers’ Pedagogical Creativity in Islamic Schools. International Journal of Islamic Pedagogy, 4(1), 77–90.

Qasim, & Mubarak. (2019). Variasi Metode Talaqqi dan Permainan Edukatif terhadap Hasil Belajar Murid. Jurnal Pendidikan Qur’an, 7(1), 30–45.

Rahmawati, E. (2018). Pengaruh Kreativitas Guru dalam Memilih Media terhadap Minat Belajar Murid. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 4(3), 201–215.

Sulaichah. (2023). Perencanaan Pembelajaran Tahfizh Berbasis Pendekatan Siswa di Lembaga Pendidikan Islam. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 16(1), 15–28.

Hasan, R. (2017). The Impact of Innovative Teaching on Qur’an Learning Outcomes. Journal of Quranic Studies and Education, 11(3), 250–265.

Mubarak, Z., & Qasim, N. (2019). Model Pembelajaran Qur’an Berbasis Active Learning di Sekolah Islam Modern. Jurnal Studi Islam, 8(2), 122–138.

Nurhayati, S. (2018). Faktor Psikologis dalam Motivasi Murid pada Pembelajaran Al-Qur’an. Psikologi Islam Indonesia, 3(1), 59–70.

Rahman, A. (2020). Innovative Approaches to Teaching Tajweed in Secondary Schools. Journal of Islamic Learning, 6(1), 88–104.

Setiawan, H. (2021). The Role of Teacher Creativity in Enhancing Students’ Learning Engagement in Islamic Education. Malikussaleh Journal of Islamic Studies, 5(1), 55–69.

Sukardi, I. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Al-Qur’an Berbasis Teknologi. Jurnal Inovasi Pendidikan Islam, 2(2), 134–147.

Syamsuddin, A., & Fadhil, M. (2022). Digital-Based Qur’anic Learning: Opportunities and Challenges in Islamic Education. Journal of Islamic Technology Education, 3(1), 1–15.

FirdausM., & ZulaihaE. (2022). Kajian Metodologis Kitab Tafsir Fi Zhilalil al-Qur’an Karya Sayyid Qutb. Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal, 5(6), 2717-2730.

Diterbitkan

2026-08-08

Cara Mengutip

Kudus, A., Rahman, I. K., & Alim, A. (2026). Strategi kreatif guru Qur’an dalam meningkatkan kualitas tahsin. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(5), 258–266. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i5.23613

Terbitan

Bagian

Articles